by

Kecamatan Namlea Gencar Sosialisasikan Gerakan 3M

Ambon, BKA- Pemerintah Kecamatan Namlea gencar melakukan sosialisasikan penerapan protokol kesehatan, guna mencegah penularan virus corona atau Covid-19 di wilayah kerjanya.

Hal tersebut telah mendapatkan hasil positif. Kabupaten Buru kini kembali ke zona hijau penyebaran virus corona. Untuk itu, Camat Namlea, Latif Effendi, mengatakan, ini hasil dari kerja keras bersama antara pemerintah dan masyarakat.

“Alhamdulillah. Syukur di Namlea ini tingkat kesadaran masyarakat terhadap wabah ini sudah sangat tinggi. Memang beberapa bulan terakhir ini, kami dari kecamatan marak menyampaikan sosialisasi terkait pengulangan dan pencegahan wabah Covid-19 ini, dari mulai awal-awal mula maraknya Covid-19 itu kami gencarnya sosialisasi dari Kecamatan Namlea. Bahkan semua kecamatan yang ada di Kabupaten Buru, semua bergerak untuk bagimana memutuskan mata rantai virus ini,” ujar Latif, kepada koran ini di ruang kerjanya, Kamis (5/11).

Memang tidak bisa dipungkiri, katanya, kadang-kadang ada masyarakat yang lalai dalam menerapkan gerakan 3M, yakni, Menggunakan Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak.

“Namun lagi-lagi, kadang-kadang banyak masyarakat yang mengabaikan itu, sehingga kami selalu menyampaikan. Bahkan kami dari Muspika di Kecamatan Namlea, selalu intens turun ke desa-desa untuk sosialisasi kepada masyarakat, bahwa kondisi sekarang ini secara nasional bahkan internasional pun Covid-19 sangat mewabah. Jadi harus taat terhadap protokol kesehatan,” ungkapnya.

Selain itu, bahkan pihaknya telah mendirikan posko-posko penanggulangan Covid-19 hingga ruang-ruang isolasi pun sampai ke desa-desa. Hal tersebut disesuaikan surat edaran dari Kementerian Desa dan perintah Bupati Buru Ramli Umasugy.

“Itu sesuai dengan prosedur yang disampaikan Kementerian Desa. Jadi banyak hal sudah kami lakukan, bahkan sampai dengan kami bagi-bagi masker di desa-desa. Selain itu, kami juga bagi APD-APD dan penyemprotan desinfektan, kami lakukan semua itu. Jadi alhamdulillah syukur dari bulan ke bulan ada kemajuan dan tidak ada klaster-klaster baru,” tutur Latif.

Ia menambahkan rata-rata itu Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 dan kebanyakan mahasiswa yang dari luar daerah yang pulang kampung itu untuk kasus yang ada di desa-desa dan banyak yang terpapar dari luar, mahasiswa itu sampai ke Namlea mereka bawah sumber virus itu.

“Kalau kemarin itu, hampir sebagian besar itu berada di Kota Namlea atau Desa Namlea ini, kalau kampung-kampung memang ada cuman tidak terlalu signifikan ada satu dua kasus yang terpapar, itu pun cepat diantisipasi,” bebernya.

Atas hal tersebut, kini Kabupaten yang bertajuk Bumi Bupolo ini sudah kembali masuk ke zona hijau dari penyebaran virus corona.

“Kami bersyukur sekarang Kabupaten Buru kembali ke zona hijau, mudah-mudahan kedepannya ini masyarakat lebih sadar supaya kita semua bisa memutuskan mata rantai Covid-19 ini,” ungkapnya.

Walaupun Kabupaten Buru sudah berada di zona hijau penyebaran virus corona, namun upaya pencegahan terus dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Namlea.

“Kalau kami punya upaya-upaya pencegahan itu tetap selalu jalanan terus. Bahkan dimana tempat kami selalu sosialisasi, terus kami pasang spanduk-spanduk dan baliho-baliho terkait himbauan dan pencegahan Covid-19,” pungkasnya. (MSR)

Comment