by

Kecamatan Sirimau Banyak Dirikan Posko PPKM

Menyambut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro, banyak desa/negeri dan kelurahan yang ada di Kecamatan Sirimau, Kota Ambon telah mendirikan posko PPKM.

Pasalnya, dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Ambon akan menggantikan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi menjadi PKKM. Ini demi memutus mata rantai Covid-19 di kota bertajuk Manise ini.
Pemkot Ambon telah melakukan evaluasi terhadap PPKM dimaksud. Hasil dari itu, akan diberitahukan ke Walikota Ambon, Richard Louhenapessy selaku pengambil keputusan.

Camat Sirimau, M. A. Waliulu mengaku, sebagian besar kelurahan, desa/negeri di kecamatan Sirimau sudah membangun posko PPKM. Langkah itu, dinilai mendukung Pemkot terapkan PPKM.

“Sebagian besar dari 14 kelurahan, desa atau negeri di Sirimau sudah membuat posko PPKM. Itu artinya mereka mendukung penerapan PPKM di Kota Ambon,” sebut Waliulu, ketika dikonfirmasi Koran ini via handphone, Selasa (15/6).

Kalau mau dilihat, sambung dia, PPKM Mikro ini sangat bagus untuk memutus mata rantai virus mematikan ini. Sebab, pergerakan masyarakat secara langsung dipantau oleh penjaga posko di kediaman mereka.
“PPKM ini sangat bagus juga. Kalau seperti itu, masyarakat akan tetap mematuhi protokol kesehatan. Karena kalau keluar dari kawasan tempat tinggal, pasti dipantau dari petugas yang ada di posko PPKM. Saya mendukung ini,” ucapnya.

Diharapkan, apabila PPKM telah ditetapkan bisa berjalan sesuai rencana. Seperti meminimalisir angka penularan Covid-19 di Ibukota Provinsi Maluku ini. “PPKM bukan saja diterapkan di Ambon, tapi juga di daerah lain. Untuk itu saya harap PPKM bisa kurangi tingkat Covid,” pintanya.

Waliulu juga meminta kepada seluruh masyarakat, agar bisa paham dan mendukung upaya pemerintah tersebut. “Saya juga harap masyarakat bisa mendukung penerapan PPKM ini. Karena ini untuk kebaikan kita bersama,” harap dia. (IAN)

Comment