by

Kejari Aru Bentuk Jaksa Bahari

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Aru terus berupaya menjaring aspirasi masyarakat pulau di wilayah hukumnya. Salah satu langkah strategis yang dilaksanakan untuk menjaring aspirasi masyarakat yakni melalui program Jargaria Sabar atau Jaksa Bahari.

“Jadi program Jargaria Sabar atau Jaksa Bahari merupakan wujud transparansi untuk menjaring aspirasi masyarakat pulau. Karena selama
ini masyarakat Kepaulauan Aru, khususnya masyarakat dari pulau sepertinya masih takut datang melaporkan suatu masalah yang terjadi di desanya masing-masing,” jelas Kejari Kepulauan Aru, Andi Panca Sakti kepada BeritaKota Ambon di ruang kerjanya, Senin (3/5).

Menurut dia, kejaksaan tidak hanya menangani masalah pidana saja, tetapi masalah perdata dan Tata Usaha Negara juga ditangani melalui
Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara. Maka untuk memudahkan masyarakat pulau dalam menyampaikan aspirasinya, pihaknya berinisiatif membentuk program Jargaria Sabar atau Jaksa Bahari tersebut. Agar masyarakat pulau tidak kebingunan ketika ingin konsultasi hukum tentang masalah yang dialami di wilayah atau desanya masing-masing.

“Kami mencoba membuka pelayanan di sini. Dan mungkin minggu ini atau tiap bulan kami akan menyediakan kotak saran. Jadi masyarakat pulau kalau ada masalah silahkan tulis keluhannya dimasukan ke kotak disertai dengan alamat dan nomor telepon aktif, agar memudahkan kami untuk menghubungi. Identitas pun akan kami rahasiakan,” ungkapnya

Selain itu, lanjut dia, dalam menjaring aspirasi masyarakat pulau, pihaknya akan selalu intens berkoordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Aru secara berjenjang melalui masing-masing OPD dan para Kepala Desa (Kades) mengenai permaslahan di masyarakat pulau sesuai aturan yang berlaku di Kesatuan Negara Republik Indonesia.

“Ya, selain kita tampung aspirasi masyarakat pulau. Kita juga akan intens berkoordinasi dengan pemerintah mulai dari kota hingga desa, agar kita bisa memecahkan masalah sesuai aturan di NKRI,” terangnya

Dia berharap, mayarakat pulau jangan sungkan-sungkan untuk mengaduh tentang persoalan-persoalan hukum yang terjadi di wilayah atau desanya masing-masing. Karena pihaknya akan aktif satu kali dua puluh empat jam untuk melayani masyarakat, khususnya masyarakat pulau di Kabupaten Kepulauan Aru.

“Datang saja ke kantor kami karena, kami siap melayani masalah persoalan-persoalan hukum. Kami akan selalu siap melayani,”ajaknya. (WAL)

Comment