by

Kejari Aru Lidik Proyek Puskesmas Karaway

Ambon, BKA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Aru saat ini tengah melakukan pengusutan terhadap proyek pembangunan Puskesmas Desa Karaway tahun anggaran 2018.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasie Pidsus) Kejari Aru, Sesca Taberima, yang dikonfirmasi terkait hal itu, membenarkan hal tersebut.

“Benar, kita sedang melakukan penyelidikan terhadap proyek pembangunan Puskesmas Desa Karaway tahun 2018,” kata Taberima, kepada wartawan diruang kerjanya, Sabtu (18/1).

Untuk kasus ini, katanya, mereka yang dianggap mengetahui tentang proyek tersebut telah dimintai keterangan, diantaranya, Kepala Dinas Kesehatan, bendahara, konsultan pengawas, pihak ketiga dan Bagian Keuangan Setda Kabupaten Kepulauan Aru.

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Kesehatan, Rul Barjah alias AA, belum dimintai keterangan karena keberadaanya tidak diketahui.

Selain itu, Kejari Kepulauan Aru juga telah meminta ahli bangunan, Onisimus Dumgair, untuk melakukan pemeriksaan hasil pekerjaan fisikdi lapangan.

“Saya bersama ahli sudah turun di lokasi proyek pada Desember 2020 kemarin, untuk melakukan pemeriksaan fisik bangunan. Sehingga saya lagi menunggu hasil perhitungan dari ahli,” jelas Taberima.

Dikatakan, kelanjutan kasus ini tergantung hasil perhitungan dari ahli, apakah ditingkatkan ke penyidikan atau tidak. “Intinya kita masih lakukan penyelidikan. Karena ahli sudah turun melakukan pemeriksaan fisik, hasilnya kita lagi tunggu,” jelas Taberima.

Menurutnya, sampai saat ini tidak ada kelanjutan pelaksanaan pekerjaan pembangunan Puskesmas tersebut, setelah kontraktor melakukan pencairan berdasarkan progress pekerjaan, yaitu, 50 persen.

“Jadi proyeknya mandek hingga kini. Padahal pencairan sudah 50 persen,” ungkap Taberima.

Untuk diketahui, proyek pembangunan Puskesmas Desa Karaway didanai dari APBD Kabupaten Kepulauan Aru, dengan besaran anggaran Rp 5.785.561.000. Dikerjakan oleh kontraktor Indra Selly yang menggunakan PT. Pratama Godean, sebagai konsultan pengawas CV. Tiara Arsindo. (WAL)

Comment