by

Kejari Buru Bakal ke Bandung, Garap Saksi Kunci Kasus Satpol PP Bursel

Ambon, BKA- Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru bakal berangkat ke Bandung, Jawa Barat, untuk melakukan pemeriksaan terhadap Direktur CV Waikibo, YT.

Direktur CV Waikibo, YT, merupakan saksi kunci pada kasus tindak pidana korupsi penyimpangan pengadaan pakaian dinas pegawai dan Linmas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Buru Selatan (Bursel), tahun anggaran 2015, 2018 dan 2019.

Terkai hal itu, Kejari Buru telag menjadwalkan pemeriksaan terhadap YT akan dilakukan pada akhir April di Bandung, Jawa Barat.

“Kasus Satpol PP ini ada saksi kunci di Bandung. Saya sudah perintahkan kepada tim penyidik untuk melakukan pemeriksaan di akhir bulan (April, red-). Jadi tanggal 28 atau 29, ada tim penyidik yang akan melakukan pemeriksaan di Bandung,” terang Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buru, Muhtadi, kepada BeritaKota Ambon, di ruang kerjanya, Jumat (23/4).

Memang belum ada kepastian tentang siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka dikasus itu, sebab usai pemeriksaan saksi di Bandung, akan dikaji dulu keterangan kesaksiannya.

“Terkait dengan setelah melakukan pemeriksaan itu apakah langsung dilakukan penetapan tersangka, tentu kita kaji dulu keterangannya (Direktur CV Waikibo yang berinisial YT, red-),” ujar dia.

Menurutnya penetapan tersangka di kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan pakaian linmas tersebut, katanya, akan dilakukan setelah ada hasil penghitungan kerugian keuangan negara dari Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK) atau Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan atau BPKP.

“Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, bawah masih dibutuhkan kepastian mengenai jumlah kerugian keuangan negara. Nanti kita rumuskan dulu (kerugian keuangan negara), setelah semuanya mendekati sempurna, baru kita lakukan ekspose penetapan tersangka,” ungkapnya.

Walau demikian, tambahnya, sudah ada nama calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara yang diduga berkisar ratusan juta rupiah tersebut.

“Sekali lagi, semua peran kita dalami. Yang pasti, penyidik sudah memiliki calon kuat, siapa tersangkanya, siapa melakukan apa, perannya bagaimana, kedudukan dan kewenangannya bagaimana, itu yang kita kaji dan kemudian nanti kita putuskan di dalam ekspose perkara tentunya,” pungkasnya.(MSR)

Comment