by

Kejari Buru Perkuat Jaringan Masyarakat Anti Korupsi

Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru terus intens memperkuat jaringan masyarakat anti korupsi di masyarakat Kabupaten Buru.

Diskusi dalam membangun jaringan masyarakat anti korupsi itu, dilaksanakan, di Jalan Baru, De’Ol One Cafe, Selasa (18/5).

Dalam pertemuan yang dikemas dalam ngopi bareng itu, turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buru, Muhtadi yang didampingi Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel) Kejari Buru, Azer Jongker Orno dan Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Buru, Prasetya Djati Nugraha dengan sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Kabupaten Buru.

Dalam diskusi tersebut para OKP mendukung langkah Kejaksaan dalam memberantas tindak pidana korupsi dan penyelamatan kerugian keuangan negara di kabupaten yang bertajuk Rete Mena Bara Sehe ini.

Diskusi ini dilakukan selama kurang lebih 3 jam, dan dihadiri KNPI, GMNI, HMI dan LBH Kabupaten Buru, dan menuai hasil positif dari sejumlah perwakilan masyarakat dan pemuda tersebut.

Kajari Buru, Muhtadi mengatakan umumnya mereka adalah mantan-mantan aktivitas kemahasiswaan dan kemudahan yang memiliki gairah untuk terus memajukan masyarakat.

“Agenda malam ini upaya untuk penguatan jaringan masyarakat anti korupsi, dimana mana pada malam ini kami dari Kejaksaan Negeri Buru telah mendengar aspirasi dari teman-teman OKP dan lainnya. Kami banyak mendapatkan masuk-masukan dan harapan-harapan bagimana Kejaksaan Negeri Buru bisa berperan lebih tangguh lagi, dalam melakukan penindakan terhadap perkara-perkara tindak pidana korupsi,” kata Muhtadi.

Menurut dia, pada dasarnya kejaksaan merupakan institusi yang terbuka, dan kawan-kawan dari pemuda itu menyampaikan harapan dan aspirasi dari masyarakat. Agar kejaksaan bisa optimal dalam melakukan penanganan-penanganan perkara dan memberikan pendidikan hukum yang baik untuk kelembagaan masyarakat.

“Kami merupakan institusi yang terbuka, karena itu kita sangat mengharapkan feedback dari masyarakat, masuk-masukan bagimana kejaksaan bisa berkolaborasi intensif dengan masyarakat, karena kejaksaan merupakan bagian dari lembaga pemerintahan yang tugas dan fungsinya bukan saja melakukan penegakan hukum,” ujar Muhtadi.

Tak hanya itu, sambung dia, kejaksaan juga membantu pemerintah untuk mensukseskan kegiatan pembangunan, agar meminimalisir langkah-langkah terjadinya tindak pidana korupsi yang dilakukan penjabat maupun kepala desa yang ada di Bumi Bupolo itu.

“Karena itu teman-teman pemuda ini adalah orang-orang yang memiliki kepedulian, bagimana Kabupaten Buru ini lebih maju dan bagimana pelaku-pelaku kejahatan dalam hal ini korupsi bisa ditindak. Juga bagimana keuangan negara ini bisa diselamatkan untuk kegiatan pembangunan yang lebih berguna bagi masyarakat banyak,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Negeri Buru, Almuhajir Sipiel mengapresiasi Kejari Buru terkait penindakan hukum tindak pidana korupsi. Selain itu, KNPI akan berkolaborasi dengan Kejari Buru dalam melakukan penegakan hukum, terhadap pelaku tindak pidana korupsi yang ada di Kabupaten Buru.

“Kami sangat mengapresiasi langkah-langkah hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Buru dalam hal ini pak Kajari sendiri dan kawan-kawan di Kejari. Selaku ketua KNPI mendorong untuk secepat mungkin ini harus dilaksanakan. Saya juga turut berpartisipasi kalau memang ini langkah-langkah yang objektif, maka kita selaku pemuda harus berpartisipasi,” pungkasnya (MSR).

Comment