by

Kejati Banding Putusan Dua Koruptor Repo Bank Maluku

AMBON-BKA, Karena tidak puas atas putusan majelis hakim yang memvonis dua terdakwa kasus dugaan korupsi Repo obligasi bank Maluku-Malut, dengan 6 tahun penjara, jaksa penuntut umum Kejati Maluku mengajukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Ambon.

Dua terdakwa dalam perkara ini yakni, Idrus Rolobessy mantan Dirut Bank Maluku-Malut tahun 2011-2015 dan Izack B. Thenu mantan Dirut Kepatuhan PT Bank Maluku-Malut.

Kasi Penkum Kejati Maluku, Wahyudi Kareba mengatakan, putusan majelis hakim tingkat pertama di Pengadilan Tipikor Ambon dianggap terlalu ringan oleh jaksa penuntut umum. Pasalnya, putusan tersebut tidak memenuhi ketentuan yang sebenarnya.

“Dua terdakwa itu kan jaksa tuntut bervariasi, terdakwa Idrus Rolobessy dituntut 18 tahun penjara, sedangkan Izack B.Thenu dituntut 10 tahun penjara. Tapi dalam putusan hakim keduanya divonis selama 6 tahun. Kalau dilihat hasil putusan, hukuman ringan sekali dari tuntutan jaksa. Nah, ini yang membuat jaksa ajukan banding ke PT,” ujar Kareba,Jumat (23/7).

Kata dia, memori banding sudah dimasukan jaksa penuntut umum ke panitera tipikor pengadilan Tipikor Ambon, selanjutnya akan di kirim ke PT Ambon untuk diperiksa hakim PT.

“Jadi karena sudah diajukan banding, bahkan memori banding kita sudah masukan ke PT melalui panitera tipikor pengadilan negeri Ambon. Selanjutnya kita menunggu saja, putusan PT seperti apa,” tandasnya.

Sebelumnya, selain kedua terdakwa diputus 6 tahun penjara, hakim juga memvonis keduanya agar membayar denda sebesar Rp 300 juta, subsider 3 bulan kurungan.(SAD)

Comment