by

Kejati Limpah Berkas Korupsi Repo

Ambon, BKA- Kejaksaan Tinggi Maluku resmi melimpahkan berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam Penjualan dan pembelian (Reverse Repo) surat-surat hutang/obligasi pada Kantor Pusat Bank Maluku Malut tahun 2011-2014 ke Pengadilan Tipikor Ambon, Selasa (16/2).
Dengan dilimpahkan berkas perkara yang menyeret dua tersangka antaranya, Mantan Direktur Utama, Idris Rolobessy dan Mantan Direktur Kepatuhan Bank Maluku Malut, Izaac B Thenu, maka tidak lama lagi, persidangan akan dimulai.

“Tadi pelimpahan berkas perkara dua terdakwa dalam kasus ini sudah dilakukan oleh tim penuntut umum ke pengadilan Tipikor,” ungkap Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku, Sammy Sapulette kepada wartawan di Kantor Kejati Maluku, Selasa (16/2).

Menurutnya, dengan dilimpahkannya kasus ini ke pengadilan, maka saat ini tim JPU hanya menunggu penetapan majelis hakim terkait dengan jadwal sidang perdananya.

“Berkas sudah dilimpihkan, kini tinggal tim JPU tunggu penetapan jadwal sidangnya saja,” ucap Sapulette.

Sebelumnya diberitakan, tim penyidik mengiring mantan Direktur Kepatuhan Bank Maluku Malut, Izaac Thenu ke Rutan Kelas II A Ambon, setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap oleh penuntut umum. Sementara Mantan Direktur Utama, Idris Rolobessy hanya dilakukan secara administrasi sebab yang bersangkutan sementara menjalani masa hukuman atas perkara lain di Lapas Kelas II A Ambon.
Rolobessy dan Thenu terlibat dalam kasus dugaan korupsi Penjualan dan Pembelian (Reverse Repo) Surat-surat Hutang/Obligasi pada Kantor Pusat PT. Bank Pembangunan Daerah Maluku Tahun 2011-2014.

“Tersangka I.R. Mantan Direktur Utama PT. Bank Pembangunan Daerah Maluku Tahap II dilakukan di Lapas Kelas IIA Ambon, karena yang bersangkutan sementara menjalani masa penahanan dalam perkara lain,” jelas Kasi Penkum Kejati Maluku, Samy Sapulette dalam rilisnya kepada wartawan belum lama ini.

Sapulette menjelaskan, sesuai laporan hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara dari BPKP Perwakilan Maluku dalam perkara ini mencapai Rp.238.500.703.330,00
Thenu dan Rolobessy dijerat dengan Primair, pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 ayat (1), ayat (2) dan Ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana dirubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Subsidiair, pasal 3 Jo. Pasal 18 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor : 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana dirubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (SAD)

Comment