by

Kejati Selesaikan Dulu Kasus Perdata PLTMG Namlea

Ambon, BKA- Pengacara tersangka Abdul Gafur Laitupa, Roza Tursina Nukuhehe, meminta Kejati Maluku agar menyelesaikan dulusisi perdata, terkait proses penjualan lahan untuk kepentingan pembangunan kantor PLTMG Namlea di dusun Jiku Besar, Desa Namlea, Kecamatan Namlea Kabupaten Buru.

Pasalnya, Fery Tanaya yang dijerat sebagai tersangka utama dalam kasus ini, sedang melakukan upaya hukum perdata ke Pengadilan Negeri Namlea, menggugat Kejati Maluku dan Badan Pertanahan Namlea (BPN).

“Karena itu, Kejati harus tunda dulu soal proses pidananya. Karena Kejati kalau paksanakan, sudah tentu nanti terjadi masalah lagi diakhir putusan hakim nanti,” ungkap Roza, ketika dimintai pendapatnya di Pengadilan Negeri Ambon, Selasa (17/2).

Kata dia, Kejati Maluku pun tidak menjelaskan soal penetapan kliennya sebagai tersangka. Sebab tugas Abdul Gafur Laitupa dalam kasus ini mengukur lahan, berdasarkan permintaan PLN sendiri. “Lalu ini atas permintaan PLN, kok klien saya dijadikan sebagai tersangka. Ini bukti pidananya apa?” tanya dia.

Dia pun menuding, pihak PLN Maluku juga harus terlibat dalam kasus ini. Sebab mereka yang punya proyek senilai Rp 6 miliar lebih itu. “Proyek siapa ini, kan PLN. Makanya PLN juga harus dijerat,” katanya.

Pengacara berkerudung ini mengaku, kasus dugaan korupsi pembelian lahan untuk pembangunan kantor Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) 10 MV tahun 2016 di Dusun Jiku Besar, Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, itu sebenarnya tidak ada masalah.

Terbukti, sampai saat ini Kejati tidak bisa membuktikan unsur korupsi yang dibuat Fery Tanaya itu seperti apa. Dan fatalnya lagi, jika nanti sisi perdata Fery Tanaya menang, maka sudah tentu kasus ini harus dihentikan.

Kalau pun Kejati menang dalam gugatan perdata itu, maka mereka harus membuktikan adanya perbuata korupsi yang dilakukan Fery Tanaya. Berapa rupiah yang dikorupsinya.

“Jadi sebaiknya tidak usah diperdebatkan. Lalu Kejati harus selesaikan dulu masalah perdatanya. Karena sampai saat ini, klien saya belum dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka,” pungkasnya.(SAD).

Comment