by

Kejenuhan Siswa Turut Pengaruhi PJJ

Ambon, BKA- Proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar Dari Rumah (BDR) secara Daring maupun Luring telah lama dilakukan siswa-siswi di Kota Ambon. Hal itu membuat siswa merasa jenuh dengan kondisi belajar di tengah pandemi Covid-19 seperti ini.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala SD Negeri 85 Ambon, Jhon Talacua. Ia mengatakan kejenuhan siswa turut mempengaruhi PJJ saat ini. Hal itu disebabkan, proses Belajar Dari Rumah ini terus diperpanjang, akibat virus Corona masih terus mewabah.


“Itu kenyataan yang terjadi sekarang. Bahwa akibat PJJ yang semakin lama ini, membuat anak-anak sudah jenuh. Jenuh, bukan saja karena tidak keluar rumah, tapi juga karena mereka belajar di rumah tanpa guru dan teman,” ucap Talacua, Jumat (23/10).

“Ditambah berbagai tugas yang harus dikerjakan setiap hari. Terkait hal itu, memang tidak bisa dipungkiri, karena mereka masih anak-anak. Wajar saja mereka jenuh. Dengan kondisi yang ada, maka tidak mungkin kita mengambil kebijakan kembali belajar di sekolah. Kalau masih dilarang oleh pemerintah. Satu-satunya langkah yang bisa diambil adalah, mendesain materi pembelajaran yang kreatif agar menarik mereka untuk belajar,” sambungnya.

Sebagai pendidik, menurutnya, guru sangat mengetahui kebutuhan anak-anak didik. Karena itu, perlu didorong terus agar guru-guru mampu menyiapkan pembelajaran kreatif dan inovatif.

“Guru kan yang siapkan materi pelajaran. Jadi kalau mau pembelajaran itu kreatif, maka guru itu yang harus didorong untuk meningkatkan kompetensinya. Lantaran hal itu, maka saya terus dorong teman-teman guru untuk meningkatkan kompetensinya. Bahwa, PJJ ini hanya mampu bertahan, tergantung penyajian materi pelajaran oleh guru itu sendiri,” paparnya.

Menurutnya, hingga saat ini proses belajar jarak jauh belum dipastikan kapan berakhir. Untuk itu, katanya, jika siswa terus dibiarkan ada dalam kejenuhan tanpa solusi, akan memberikan dampak besar bagi anak itu sendiri.

“Kita tidak bisa tinggal diam dengan kondisi sekarang. Sebab, siswa semakin hari merasa jenuh. Salah satu cara yang bisa membantu atasi kejenuhan mereka adalah dengan menyiapkan materi pelajaran yang kreatif,” ungkapnya.

Namun, disadari walaupun materi pelajaran sudah kreatif, tetapi butuh waktu untuk meningkatkan semangat belajar siswa-siswi dalam kondisi yang sedang jenuh seperti sekarang ini.

“Memang tidak serta-merta buat siswa semangat. Tapi paling tidak bisa membantu sedikit guna tetap menjalankan PJJ ini,” pungkas Talacua. (LAM)

Comment