by

Kelas I Tidak Bisa Hanya Daring

beritakotambon.com – Proses Belajar Mengajar (PBM) secara Daring, dinilai tidak efektif diterapkan bagi siswa kelas I. Sehingga SD Inpres 28 Nania Ambon menerapkan PBM Luring bagi mereka.

Kepala SD Inpres 28 Nania Ambon, Stev Salmon, mengatakan, PBM secara Luring bagi siswa kelas I diputuskan setelah proses observasi yang dilakukan selama beberapa bulan.

Sedangkan bagi siswa kelas besar, kata Salmon, PBM tetap dilakukan secara Daring.

Baca juga: SMA Kristen Gelar Vaksinasi di Sekolah

PMB secara Luring bagi siswa kelas I, ungkapnya, dilakukan karena mereka pemantauan secara langsung agar bisa lancar membaca dan menulis.

“Setelah kami lakukan observasi beberapa bulan, maka guru sepakat agar kelas I itu belajar secara Luring. Ini khusus bagi siswa kelas I dan II. Kalau kelas besar, tetap PBM Daring,” terangnya, Senin (27/9).

Luring yang dilakukan di rumah siswa, lanjutnya, menerapkan protokol kesehatan. Sehingga setiap kelompok Luring, tidak lebih dari 5 siswa.

Menurutnya, Luring sangat membantu siswa kelas I untuk dapat mebaca dan menulis dengan cepat, bila dibandingkan dengan Daring.

“Sejauh ini perkembangan siswa sangat baik. Memang ada beberapa siswa yang belum lancar membaca, tapi sudah baik dalam mengeja,” jelasnya.

Salmon berharap, Pemerintah Kota Ambon bisa mempertimbangkan status zonasi, agar sekolah bisa segera melakukan Belajar Tatap Muka (BTM).

“Kami berharap, dengan keadaan Kota Ambon yang semakin membaik ini, pemerintah bisa ijinkan untuk tatap muka. Daring itu memiliki kendala, jadi kami harap bisa tatap muka,” harapnya. (BKA-1)

Baca juga: Bangun Konsolidasi Songsong Pemilu 2024
Baca juga: Golkar Siapkan Lima Nama Bakal Lawan Murad

Comment