by

Keluarga Menolak Autopsi Jenazah IRT di Muna yang Ditemukan Tewas Tergantung

Ambon, BKA-Keluarga korban Ibu Rumah Tangga (IRT), di Muna yang ditemukan tidak bernyawa di kediamannya menolak untuk melakukan autopsi jenazah.

IRT itu, bernama Nurtiba binti La Banara (31), ditemukan dalam keadaan gantung diri di rumahnya sendiri, di Desa Parida, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Almarhumah pertama kali ditemukan oleh anaknya AS, Jumat (21/8) pagi, sekira pukul 05.30 Wita.

Kapolres Muna, AKBP. Debby Asri Nugroho menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh AS (anak korban) saat baru bangun dari tidur dalam posisi tergantung menggunakan sehelai kain sarung di ruang tengah rumahnya.

AS kemudian memberitahukan bibinya Sunarwiyah yang saat itu sedang mencuci piring.

“Korban ditemukan di ruang tengah dalam posisi tergantung dengan sarung yang diikat di sebuah tiang yang melintang,” jelas Debby saat dihubungi.

Baca juga: Geger, IRT di Muna Ditemukan Tewas Tergantung di Rumah Sendiri

Setelah mendapat informasi tersebut, Kapolsek Tampo bersama anggotanya memasang police line di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Tim Inafis Polres Muna yang dipimpin oleh Kasat Reskrim langsung melakukann olah TKP dan mengambil keterangan beberapa orang saksi.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Kabupaten Muna untuk dilakukan visum.

“Tapi, keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi,” kata Debby.

Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh Polres Muna untuk di dalami, terkait latarbelakang korban gantung diri.(int)

Comment