by

Kemendagri Siap Dorong Peningkatan PAD Kota Ambon

Ambon, BKA- Prestasi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih Kota Ambon tiga kali berturut-turut, sangat berpotensi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), bahkan siap mendorong peningkatan PAD Kota Ambon.

Hal ini disampaikan Tim Perumus Regulasi Keuangan Daerah, Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Hendiwan, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPRD Kota Ambon, di hotel Asanah Grand Pangrango, Kota Bogor, Senin (26/10).

Menurutnya, peningkatan PAD tidak hanya bisa dilakukan oleh Pemerintah Kota, malainkan harus didukung oleh DPRD selaku mitra pemerintah.
Diakuinya, PAD Kota Ambon sangat berpotensi untuk ditingkatkan lewat kerja tim antara Pemerintah Kota dan DPRD Kota Ambon lewat berbagai inovasi. Yakni inovasi yang dibuat harus dibarengi dengan regulasi sebagai kekuatan.

Kata dia, banyaknya kepala daerah yang berinovasi tetapi tidak dibuat kebijakan dalam Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Walikota (Perwali). Padahal inovasi itu murni menggunakan anggaran daerah, yang mestinya harus dituangkan dalam satu regulasi berupa perda, agar pertanggungjawaban jelas.

“Harus ada Perda yang mengaturnya, agar ketika kebijakan itu tidak optimal, tidak ada kesan seolah-olah pemerintah menghambur uang daerah. Meski telah berupaya dalam ide yang cemerlang,” jelasnya.
Ia menjelaskan, dalam Undang-Undang nomor 23 tahun pasal 24 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah BAB Inovasi Daerah, telah jelas dikatakan, bahwa daerah berhak berinovasi dengan pemerintah daerah.

Akan tetapi, yang terpenting adalah inovasi yang dibuat harus dibarengi dengan regulasi.

“Asalkan jangan ada kelalaian. Artinya sepanjang dalam inovasi maupun anjuran wajib diberikan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Ambon Elly Toisuta menambahkan, Workshop Peningkatan Kapasitas lewat Bimtek DPRD terkait dengan peningkatan PAD, sangat penting.

Politisi Golkar ini menilai, materi yang disampaikan sangat bagus, agar nantinya DPRD bersama Pemerintah Kota dapat bersinergi dalam meningkatkan PAD. Yakni dengan berbagai inovasi yang dibuat.

Aktivitas dari tiap-tiap Satuan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Ambon, tutur Toisuta, lewat inovasi-inovasi itu perlu mendapat dorongan dari DPRD. Asalkan hal dimaksud menghasilkan bagi PAD Kota Ambon.

“Prinsipnya, DPRD mendorong setiap inovasi yang dilakukan. Baik oleh Pemkot, ASN maupun stakeholder. Yang penting untuk meningkatkan pendapatan bagi Kota Ambon,” tutup Ketua PDK Kosgoro 1957 Maluku ini. (UPE)

Comment