by

Kemenhub Janji Berikan Traffic Light ke Pemkot

Kementrian Perhubungan (Kemenhub) RI telah berjanji, akan memberikan traffic light (lampu lalu-lintas) dengan sistem area traffic control ke Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon. Traffic light tersebut nantinya terkoneksi dengan command center Pemkot Ambon, sehingga pengendara akan terpantau lewat cctv.

“Saya dengan Pak Walikota, sudah bertemu dengan Dirjen Perhubungan Darat. Dan sudah menjanjikan kepada Pemerintah Kota Ambon dalam kerangka Ambon sebagai Kota Smart City, lalu kita diberikan sejumlah traffic light dengan sistem area traffic control sistem,” ungkap Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon, Robby Sapulette, kepada wartawan, Senin (17/5).
Kata Robby, pihaknya akan selalu upayakan agar Kemenhub dapat merealisasikan janjinya untuk memberikan traffic light dengan sistem area traffic control.

“Jadi begini kalau command center kita segera pakai sistem ini, karena ini sistemnya konfensional. Kami dinas perhubungan mewakili pemerintah kota, sementara berupaya ke kementrian perhubungan (Kemenhub) untuk membahasnya,” beber Sapulette
.
Diakuinya, di tahun anggaran 2021 ini, hal-hal tersebut bisa dilaksanakan. Namun karena adanya pandemi Covid-19, sehingga terjadi refocusing anggaran pada Kementrian Perhubungan (Kemenhub) RI, sehingga anggaran dimaksud, dipending hingga tahun 2022 mendatang.

“Anggaran untuk untuk nanti masuk tahun anggaran 2022, dengan dengan total anggaran kurang lebih 10 miliar. Yang dialokasikan untuk bagaimana menggantikan traffic light dan sistem konfensional dengan intelijen sistem. Intinya kita berharap janji itu bisa terealisasikan,” tuturnya.

Menurut dia, audio pada traffic light bisa dipakai berbulan-bulan dengan sistem traffic light yang baru. Seperti dalam kurung waktu satu jam, lagu bisa diganti dan disertai dengan sistem kamera pemantau. Sehingga sistem kamera pemantau dalam kerangka mendukung Kepolisian Republik Indonesia.

Robby menambahkan, terkait kerusakan traffic light pada beberapa titik kawasan di Kota Ambon saat ini, hal tersebut tidak disengajakan. Melainkan rusak karena kondisi cuaca hingga disambar petir. “Intinya kami Pemerintah Kota pasti akan memperbaikinya dalam waktu dekat. Kami juga minta maaf kepada pengguna jalan,” pungkasnya. (IAN)

Comment