by

Kemenkumham Maluku Bagi Bantuan Covid-19

AMBON-BKA, Ratusan warga Kota Ambon yang terdampak Covid-19, diberikan paket bantuan dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Maluku. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara serempak oleh seluruh jajaran Kemenkumham di tingkat pusat maupun di daerah, Kamis (29/7).

Penyerahan 750 paket bantuan sosial “Kumham Peduli Kumham Berbagi” ini, diserahkan langsung oleh Kakanwil Kemenkumham Maluku, Andi Nurka yang didampingi Kepala Divisi Adminstrasi, Agung Rektono Seto dan Kepala Divisi Keimigrasian, M. Yani Firdaus, di lobby Kanwil Kemenkumham Maluku.

Baca: Lapas Ambon Lakukan Rolling Gembok

Yang turut dihadiri oleh Plh. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku, Sadli Lie, Kepala Bagian Umum, La Margono, Kepala Bagian Humas dan Laporan, Abdul Malik Wagola.

Dalam arahannya, Andi Nurka menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Kemenkumham yang bersatu melawan Covid-19, dalam membantu masyarakat yang terdampak.

“Saya berharap semoga bantuan yang telah kami berikan dapat meringankan beban dan juga bermanfaat bagi masyarakat, serta tepat sasaran. Segalanya kami upayakan untuk bisa memberi dengan sebaik-baiknya. Terbukti dengan ditambahnya lagi dari sebelumnya 500 paket menjadi 750 paket bantuan di jajaran Kemenkumham Maluku,” tutupnya.

Sementara itu, total bantuan sosial Kemenkumham yang diberikan sebanyak 46.614 paket dan dana sosial sebesar Rp 700 juta rupiah. Bantuan ini diberikan kepada masyarakat di seluruh Indonesia, yang terdampak langsung pandemic Covid-19 sebanyak 43.558 kepala keluarga (KK), dan 3.056 orang ASN Kemenkumham yang terpapar Covid-19.

Sedangkan dana sosial diberikan kepada tujuh Kantor Wilayah Kemenkumham yang saat ini menerapkan PPKM Level 4. Yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, saat memimpin kegiatan tersebut secara virtual melalui kanal zoom menyebutkan, paket bantuan sosial Kumham Peduli Kumham Berbagi per orang diberikan dalam bentuk beras, minyak goreng, gula, mie instan, sarden, dan susu.

Baca: Kemenkumham Maluku Tindaklanjut Dugaan Pelanggaran HAM

“Kegiatan kita pada hari ini (kemarin) adalah bagian dari kepedulian kepada masyarakat dan saudara kita sesama pegawai yang terpapar Covid-19. Ini merupakan bentuk kepedulian, jiwa sosial, rasa welas asih serta semangat untuk berbagi,” terangnya.

Kegiatan tersebut, kata Yasonna, selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo kepada para menteri untuk lakukan langkah-langkah maksimal dengan memberikan dukungan. Yang salah satunya berupa pemberian bantuan sosial kepada masyarakat dan usaha mikro.

“Bantuan sosial tersebut tidak hanya menyentuh kepada masyarakat yang berada di wilayah perkotaan, namun juga kepada saudara-saudara kita yang berada di wilayah perbatasan negara Republik Indonesia dengan negara lain. Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh insan pengayoman yang telah peduli, mampu berbagi atas dasar keikhlasan dan kesadaran,” tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Andap Budhi Revianto mengatakan, selain terkonsentrasi di Kemenkumham dan wilayah Jabodetabek untuk unit pusat, kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid itu, juga dilaksanakan secara serentak di Kantor Wilayah Kemenkumham seluruh Indonesia.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian, semua pihak termasuk masyarakat harus mau bekerja sama, bergotong royong untuk menghadapi ujian yang berat ini. Kerja keras pemerintah Insya Allah bisa berhasil, jika disertai dengan dukungan dan kesadaran dari masyarakat,” pungkas Andap (MG-2)

Comment