by

Kemenkumham Maluku Optimis Hadirkan SDM Berkualitas

Dukung pembinaan Satgas Kamtib membentuk pribadi disiplin dan memiliki integritas, Kakanwil Kemenkumham Maluku buka kegiatan Pembinaan Satuan Tugas (Satgas) Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) bagi Petugas Pemasyarakatan, jajaran Kanwil Kemenkumham Maluku, Rabu (14/7).

Bertempat di Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon, kegiatan yang resmi dibuka Kakanwil Kemenkumham Maluku, Andi Nurka, didampingi Plt Kepala Divisi Pemasyarakatan, Saiful Sahri, Kepala UPT PAS Maluku, perwakilan Satuan Brimob Polda Maluku dan dihadiri para peserta pembinaan.

Dalan arahannya, Andi menegaskan, perubahan menjadi suatu keniscayaan yang harus diwujudkan setiap organisasi. Terutama dalam aspek pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai aset terpenting dari organisasi itu sendiri. Sehingga pihaknya optimis selalu hadirkan SDM yang berkualitas lewat berbagai pembinaan yang dilakukan.

Dia juga menjelaskan, tantangan sebagai petugas Pemasyarakatan sangat besar. Mengingat tugas dan fungsi merawat, membina dan membimbing warga binaan yang adalah pelanggar hukum.

“Secara internal potensi gangguan Kamtib selalu ada, tidak bisa kita pungkiri bahwa bahaya narkoba, pelarian, kerusuhan Lapas adalah tantangan nyata yang harus kita hadapi. Namun, tantangan itu bukan menjadi halangan untuk terus berusaha menciptakan SDM yang handal, berkualitas, bersih dan bermartabat,” tutur Andi, lewat rilisnya kepada Koran ini.

Dirinya juga mengapresiasi sejumlah instruktur atas kesediaan dalam membina petugas pemasyarakatan.

Sementara itu, Plt Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas), Saiful Sahri menambahkan, kegiatan pembinaan Satgas Kamtib, dilakukan sebagai upaya untuk membentuk disiplin dan integritas tunas-tunas muda pemasyarakatan.

“Mereka adalah tunas-tunas muda pemasyarakatan yang harus terus dibina, dididik agar memiliki disiplin dan integritas yang tinggi, terangnya.

Ia berharap, kegiatan ini akan membawa dampak yang signifikan khusunya dalam perubahan pola pikir, pola sikap dan pola tindak sebagai petugas pemasyarakatan dalam melaksanakan tugas. “Harus ada perubahan pola pikir, pola sikap, dan pola tindak setelah kegiatan ini, pungkasnya.

Ketua Panitia Penyelenggara, Lissa Ch Kiessya selaku, dalam laporannya menjelaskan, rangkaian kegiatan tersebut berlangsung selama 1 hari bagi 40 peserta. Yakni muatan materinya yakni Peraturan Baris Berbaris, teknik pengawalan dan pengendalian masa serta perwatan dan penggunaan senjata api. Dimana untuk instruktur berasal dari Satuan Brimob Polda Maluku (UPE)

Comment