by

Kepala BPN Buru Disertijabkan

BURU-BKA, Serah terima jabatan (Sertijab) sekaligus pisah sambut Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Buru, Nurdin Karepesina berlangsung penuh haru, di ruang rapat Kantor BPN Buru, Jumat (13/8).

Nurdin yang dipindah tugaskan menjadi Kepala Kantor Pertanahan Kota Tegal, Jawa Tengah, sementara digantikan oleh Sjane Florence Tehupeiory, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Dalam sambutannya, Nurdin Karepesina mengatakan, selama bekerja kurang lebih 2 tahun, keberhasilan yang dicapai selama menjabat di BPN Buru sudah melakukan banyak perubahan. Baik dalam bentuk fisik kantor maupun pelayanan terhadap masyarakat.

“Alhamdulillah, sudah banyak keberhasilan yang dilakukan oleh saya. Yaitu menyelamatkan aset daerah di bagian pertanahan, dan membuat Pemda Buru mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI,” tuturnya.

Menurut Nurdin, kegiatan pembuatan sertifikat gratis bagi masyarakat di Kabupaten Buru dan Buru Selatan (Bursel), sudah diselesaikan oleh pihaknya dari tahun 2019 hingga tahun ini.

Baca juga: Sekda KKT Lantik 5 Pejabat Administator dan Pengawas

“Kegiatan selanjutnya yang sudah dikoordinasikan dengan pemerintah daerah. Kita adakan kegiatan penyetoran Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) secara online. Karena kalau program BPHTB secara online untuk Maluku, baru Kota Ambon saja. Maka itu, kita di Pulau Buru masih dalam koordinasi dengan pemerintah daerah,” terangnya.

Dia berharap, hasil dari pertemuan kemarin, BPN Kabupaten Buru sudah harus melaksanakan House to house. Sebab, hal ini merupakan peningkatan yang luar biasa dan juga CNT Zen, dan BPN Buru selalu ada untuk berikan dukungan.

“Sudah kami laksanakan, sehingga peningkatan PAD dari sektor pajak akan dilaksanakan di Kabupaten Buru. Dan ini hal-hal penting yang selalu kami sampaikan, dan Alhamdulillah selalu mendapat apresiasi dari Bupati Buru, Ramly Umasugi dan jajaran Forkopimda Kabupaten Buru,” terangnya.

Dijelaskan, kendala selama ini terkait permasalahan tanah adat, yang memang tidak gampang untuk diselesaikan. Namun dengan faktor pendekatan secara non formal yang dilakukan, agar mendapatkan titik terang dari masalah tersebut.

“Alhamdulillah dengan berbagai upaya kami lakukan, saudara Abdul Gafur Laitupa salah satu Pegawai BPN Buru bisa bebas murni. Karena tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana Korupsi. Jadi harapan saya ke depan, di bawah pimpinan yang baru, permasalahan pertanahan di Buru bisa diselesaikan secara bijak oleh Kepala Kantor BPN yang baru dan seluruh jajaran,” pungkasnya. (MSR)

Baca juga: Kepala BKKBN Sambangi DPPKB Malra
Baca juga: Pangdam Rahawarin Terima Kasih Buat Media

Comment