by

Kepatuhan Warga Terkait Prokes Turun

Ambon, BKA- Sepanjang penerapan PSBB Transisi tahap X, Satgas Covid-19 menilai kesadaran warga terkait kepatuhan protokol kesehatan (Prokes) saat beraktivitas diluar rumah agak menurun. Demikian disampaikan Koordinator Fasilitas Umum Satgas Covid-19, Richard Luhukay, kepada wartawan, di Balai Kota, Jumat (27/11).
Diakuinya, penurunan tingkat kepatuhan terhadap prokes terlihat dari pelaksanaan operasi Yustisi yang dilakukan, sesuai Peraturan Walikota (Perwali) nomor 25 tahun 2020 tentang Penegakan Disiplin Masyarakat Terhadap Protokol Covid-19.

“Operasi Yustisi sepertinya trend masyarakat bukan lebih bertambah patuh, namun sepertinya agak seperti menurun,” terangnya.

Menurut dia, pihaknya dalam menjalankan operasi Yustisi, banyak mendapatkan masyarakat tidak menggunakan masker. Bahkan penggunaan masker tidak sesuai protab. Seperti masker dipakai tidak menutup mulut, melainkan diturunkan di bawah dagu.

Padahal, langkah ampuh untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19, harus mematuhi anjuran yang ditetapkan pemerintah. Yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, dan menghindari kerumunan.

“Masyarakaat pengguna jalan raya, ketika berjalan sepanjang jalan terkadang maskernya dikantongi. Entah kenapa, artinya kurang kesadaran,” ujarnya.

Luhukay menilai, di tengah pandemi seperti ini, warga yang beraktivitas di luar rumah, belum dapat menganggap prokes sebagai gaya hidup baru. Karena banyak warga yang tidak indahkan aturan dimaksud.

“Protokol kesehatan belum menjadi cara gaya hidup masyarakat kota ambon. Kalau merupakan gaya hidup masyarakat Kota Ambon, tentunya kita di lapangan tidak menemukan banyak pelannggaran,” sebutnya.

Dia menghimbau, agar seluruh warga dapat menggubris aturan Pemerintah terkait Prokes, demi keselamatan bersama. Sehingga ketika memasuki era new normal, Prokes akan menjadi pola hidup baru bagi seluruh warga.

Tak hanya itu, tambah Luhukay, terkait kesadaran masyarakat tentang Prokes, semua kembali ke masing-masing karakter. Apabila seseorang dapat sadar dengan pentingnya Prokes, maka tingkat penyebaran Covid-19 menurun.

Dan dalam PSBB tahap X kali ini, pihaknya akan selalu berupaya untuk memperketat pengawasan kepada masyarakat, serta selalu memberikan sosialisasi.

“Kami akan perkuat lagi yang namanya kewenangan. Ini baru masukan saja. Peran dan fungsi dari lurah, kepala desa dan tingkat paling bawah RT-RW itu mereka yang harus mengawasi setiap saat dan mengontrol masyarakat tentang prokes,” harapnya. (BKA-)

Comment