by

Kepsek SMK 3 Malteng Diseret ke Sidang

Ambon, BKA- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ambon Cabang Banda Neira, menggiring Rahman La Jai, Kepsek SMK 3 Maluku Tengah (Malteng), yang dijerat dalam kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ke meja sidang di Pengadilan Tipikor Ambon, Selasa (23/2).

Sidang yang dipimpin ketua majelis hakim, Pasti Tarigan Cs, itu dibuka untuk mendengarkan dakwaan JPU Kecabjari Banda Neira, Ardian Junaedi.

JPU dalam berkas dakwaannya menyebut, pada tahun 2015-2019 pemerintah mengkucurkan Dana BOS di SMK 3 Malteng di Banda Neira.
Namun, dalam fakta dilapangan,terdakwa tidak mengelola dana BOS tersebut sesuai dengan petunjuk Teknis (Juknis) dana BOS pada sekolah dimaksud, melainkan, terdakwa membuat perbuatan melawan hukum.

Dalam pengelolaan dana BOS tersebut, terdakwa membuat mark-up, pencairan fiktif, tandatangan palsu untuk pencairan gaji guru-guru honor.

Akibat dari perbuatan terdakwa, negara dirugikan sesuai bukti hitungan hasil audit BPKP Maluku, sebesar Rp 600 juta lebih.
Terdakwa didakwa melanggal pasal 2 dan pasal 3, jo pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999, jo UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 64 KUHP.
Setelah mendengarkan dakwaan JPU, hakim menunda sidang hingga Selasa pekan depan untuk agenda pemeriksaan saksi-saksi.(SAD)

Comment