by

Kerugian Korban YAB Bertambah Rp 5,6 Miliar

Kerugian masyarakat akibat penipuan dan penggelapan yang dilakukan Yayasan Anak Bangsa (YAB), terus bertambah.

Direktur Kriminal Umum Polda Maluku Kombes Pol Sih Harno, mengungkapkan, Sesuai hasil yang ditemukan penyidik Ditreskrimun Polda Maluku, kerugian masyarakat akibat aksi penipuan itu telah mencapai Rp 5,6 miliar lebih.

“Setelah kita kembangkan, ternyata kerugian korban semakin bertambah. Awalnya dari Rp 4,6 miliar, kini mencapai Rp 5,6 miliar,” ujar Sih Harno, Rabu (26/5).

Menurutnya, saat ini sudah ditetapkan dua tersangka dalam kasus tersebut, yaitu, pasangan suami istri Josefa Jenalia Kelbulan selaku Ketua Yayasan Anak Bangsa (YAB), serta Lambert W Miru selaku Sekretaris YAB.

“Jadi kerugian ini berdasarkan pengembangan penyidik. Kedua tersangka ini juga sesuai informasi merupakan pasangan suami istri,” jelasnya.

Menurutnya, penyidik masih terus melakukan pengembangan penyidikan, serta mengupayakan agar perkara ini segera dilimpahkan ke jaksa.

“Sampai saat ini, kerugian sudah mencapai Rp 5,6 miliar. Berkas perkara dan para tersangka belum kita tahap II, karena kita masih proses sidik dulu,” akui Sih Harno.

Namun dia berjanji, perkara itu akan segera dituntaskan. Sehingga para korban yang merasa dirugikan dan belum melapor, agar segera melapor ke posko layanan yang sudah dibuka.(SAD)

Comment