by

Ketua DPRD Dukung Penuh Upaya Polres SBT

Ambon, BKA- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Noaf Rumau, memberikan dukungan serta apresiasi penuh upaya Polres SBT yang mencanangkan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Apresiasi tersebut disampaikan Rumau saat memebrikan sambutan pada deklarasi Zona Integritas menuju WBK dan WBBM, yang digelar Polres SBT di Aula Parama Satwika, 23 April lalu.


“Selaku Ketua DPRD SBT, saya mendukung dan sekaligus memberikan apresiasi kepada pak Kapolres AKBP Anre Sukendar dan jajaranya, yang telah memberikan satu langkah maju bagi instansi yang dipimpinya. Dan seharusnya ini secepatnya dikuti oleh unsur penyelenggaran pemerintah yang lain. Maka kita, eksekutif dan legislatif, cepat ikuti belakangnya Kapolres untuk melakukan hal semacam ini, apalagi soal melayani masyarakat,” kata Noaf.

Politisi Partai PKS SBT ini mengharapkan, Kapolres dan jajarnya bisa dapat mewujudakan apa yang menjadi tujuan kegiatan tersebut. Sebab hingga saat ini, masih banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab SBT yang bermasalh dengan hukum, akibat melakukan korupsi.

“Ini kita ambil sampelnya di Dana Desa dan Alokasi Dana Desa. Banyak sekali ASN yang menjabat caretaker atau kepala desa, yang masuk penjara akibat penyalagunaan DD dan ADD,” ucap Noaf.

Untuk menuju WBK dan WBBM di lingkup pemerintahan, Noaf menyarankan, agar semua ASN di SBT harus mempunyai etos kerja dan loyalitas atas tugas dan tanggungjawab yang diberikan.

“Maka dalam melakukan tugas pemerintahan dan pembangunan dalam rangkah melayni masyarakat, Sebagai seorang pegawai pemerintahan atau ASN harus memiliki etos kerja dan punya loyalitas,” tutur Noaf.

Namun selaku Ketua DPRD, dia menilai, selama ini, ASN di bumi bertajuk Ita Wotu Nusa tersebut masih menerjemahkan loyalitas hanya sebatas patuh dan taat pada pimpinan. Seharusnya sebagai seorang ASN dalam meberikan pelayanan masyarakat, harus taat dan patuh pada tugas dan tanggung jawab.

“Jadi dalam melayani masyarakat, jangan karena takut pada pimpinan, tapi harus takut pada tugas dan tanggungjawab kita di instansi pemerintahan masing-masing,” ujarnya.

Jika hal itu diterapkan dalam diri setiap ASN, maka roda pemerintahan di Kabupaten SBT akan berjalan dengan baik. Selain itu, masyarakat juga akan mendapat pelayanan publik yang baik dari pemerintah.

“Maka itu, demi tercapainya roda pemerintahan baik dan berjalan lancar, semua tugas dan tanggungjawab itu harus ditekuni setiap ASN,” pungkas Noaf.(SOF).

Comment