by

Kilikily Kunjungi Pembangunan Cold Storage Swasta

Wakil Bupati Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Agustinus Kilikily, mengunjungi pembangunan cold storage, yang dibangun oleh salah satu pengusaha di Tiakur, Rabu (19/5).

Pembangunan cold storage tersebut oleh salah pedagang di Pasar Ikan Tiakur itu mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) MBD, karena dinilai dapat menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat, khususnya para nelayan dan pedagang pangan yang ada di Pulau Moa.

Menurut Kilikily, sebagai kabupaten kepulauan, tentu ketersediaan stok pangan tidak terlepas dari sarana dan prasarana penunjang. Salah satu ketersediaan cold storage atau mesin refrigerasi yang digunakan untuk menyimpan produk pangan dalam suhu tertentu, agar kualitas produk tetap terjaga.

Karena itu, kata Wakil Bupati MBD itu, ketika ada niat pengusaha yang ingin membangun prasarana tersebut, maka pemerintah semaksimal mungkin akan berupaya untuk memudahkan kebutuhan pembangunannya.

“Tidak hanya cold storage, belakangan juga diketahui bahwa pemiliknya akan membuat pabrik es kristal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lainya. Bahkan dirinya bersedia menjadi salah satu agen jual beli pangan melalui cold storage tersebut, untuk memenuhi stok pangan di Kota Tiakur,” jelas Wakil Bupati.

Dukungan yang diberikan pemerintah dalam pembangunan cold storage tersebut, diantaranya, menyediakan lahan yang dapat terjangkau oleh seluruh komponen masyarakat. Namun untuk pembanguan hingga penyediaan mesin, dilakukan sendiri oleh pedagang itu.

“Pada prinsipnya, kita support upaya dari pedagang yang ada di Tiakur, demi memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun pemerintah tidak dapat memberikan bantuan lebih. Saat ini yang dapat kami lakukan hanyalah menyediakan lahan atau lokasi yang sesuai untuk membangun cold storage tersebut. Namun kebutuhan lainnya akan disesuaikan dengan kewenangan pemerintah,” ungkapnya.

Dia berharap, cold storage yang sedang dibangun itu dapat disesuaikan dengan syarat dan ketentuan wajib. Karena hal ini menyangkut kebutuhan makanan, yang nantinya akan dikomsumsi oleh masyarakat. Sehingga kualitas pangan yang ditampung pada cold storage, dapat terjamin.

Ditempat yang sama, pemilik cold storage yang tengah dibangun, Vivin, mengatakan, niat membangun cold storage tersebut karena dia kerap mengalami kesulitan untuk menyimpang dan menjaga kualitas stok pangan yang dibeli dari luar daerah. Apalagi transportasi laut sering terkendala cuaca maupun faktor-faktor lainya.

Kalau dia nekat membeli stok pangan dalam jumlah besar, ditakutkan kualitasnya tidak dapat terjaga.

Tapi kalau hal tersebut dibiarkan, dalam kondisi tertentu sering terjadi kekurangan stok pangan, yang mengakibatkan lonjakan harga.

Karena itu, kata Vivin, dengan menggandeng salah satu perusahaan di Kota Ambon, dirinya kemudian berinisiatif membangun cold storage yang akan dikelola sendiri.(GEM)

Comment