by

Kim Markus Sumbang Rp2 M Bangun Gereja

beritakotaambon.com – Sebagai ucapan syukur atas rejeki yang dilimpahkan Tuhan, selaku pengusaha tambang pasir dan batu di Jawa Barat (Jabar), Kim Markus, dengan sukarela menyumbang Rp 2 miliar untuk pembangunan empat gereja di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Empat gereja yang dibantu yaitu GPM jemaat Ebenhaizer Anari, Kecamatan Babar Timur, Gereja Elim Tounwawan, Kecamatan Moa, Gereja Rehobot Ustutun di Pulau Lirang Kecamatan Wetar Barat, dan Gereja di Desa Kaihilin, Kecamatan Wetar Utara, yang masing-masing senilai Rp 500 juta.

Ketua Panitia Pembangunan GPM Elim, Obet Tuwilay, kepada awak media, Rabu(18/8) mengatakan, pihaknya sangat bersyukur mendapat bantuan untuk pembangunan gereja.

Baca juga: Pemdes Wanareja Bangun Lapangan Volly

“Kim Markus, selama ini kita kenal dengan pikirannya sangat bagus. Kita sangat bersyukur dapat bantuan dana untuk pembangunan gereja di Tounwawan. Semoga usaha yang digeluti selama ini berhasil dan diberkati,” ungkap Tuwilay.

Terpisah Markus yang dihubungi via selulernya mengaku, bantuan dana miliaran bagi empat gereja di MBD, sebagai bentuk rasa syukur atas berkat yang diberiikan Tuhan kepadanya. Dimana dalam usaha tambang batu dan pasir di sejumlah wilayah di Jawa Barat, termasuk di Desa Liliboy, Kabupaten Maluku Tengah.

“Jadi memang usaha tambang batu dan pasir sudah berjalan selama 6 bulan. Jadi memang bantuan dana untuk pembangunan gereja, atas kemurahan Tuhan. Semoga usaha saya berjalan baik. Jadi memang usaha tambang ini kita harus jujur dan ikhlas,” ucap Markus.

Meskipun ditengah pandemi Covid-19, Dia berharap, semua anak bangsa terlebih khusus di Maluku bisa bahu-membahu peduli dan bantu masyarakat yang kekurangan.

Baca juga:
Fatlolon Bangga Pakai Baju Adat Selaru

“Semua ini, tidak ada sangkut pautnya dengan kepentingan politik. Ini murni bantuan tulus dari saya. Jadi ini bukan dalam perencanaan atau permintaan. Kebetulan kami bertemu, saya dengar sementara bangun Gereja, saya langsung bantu,” pungkasnya. (RHM)

Comment