by

Kinerja Bank Maluku Malut Capai Target

Mahulette Jabat Direktur Umum

Ambon, BKA- Otoritas Jasa Keuangan menyampaikan kinerja Bank Maluku Maluku Utara dari Januari hingga September 2020. Secara umum, hasil pemeriksaan yang dilakukan cukup baik, tidak ada penyelewengan yang signifikan. Sehingga dari capaian yang disampaikan terhadap bank tersebut cukup baik pertumbuhannya ditengah masa pandemi Covid-19.

Menurut Komisaris Utama Bank Maluku-Malut, Muhamad Syarief Latuconsina, semua kinerja ini dilakukan bersama dengan dewan direksi dan dewan komisaris, sesuai dengan rencana bisnis bank sepanjang tahun 2020.

“Hasil capaian meyangkut target-target yang direncanakan sesuai rencana bisnis bank. Hampir semua komponen mencapai target yang diinginkan,” tuturnya.

Selain itu, Latuconsina menyampaikan ada beberapa nama yang telah mengikuti fit and propee test dari Otoritas Jasa Keuangan, untuk mengisi jabatan Direktur Umum dan Komisaris Independen Bank Maluku-Malut. Diantaranya, Kepala Devisi Treasury PT Bank Maluku, Pierre E. Mahulette, yang diangkat sebagai Direktur Umum Bank Maluku-Malut. Sementara Esterlina Nirahua sebagai Komisaris Independen Bank Maluku Maluku.

Lebih lanjut dijelaskan, Calon Direktur Umum Bank Maluku-Malut ini sudah diputuskan di RUPS dan sudah disampaikan ke OJK. Selanjutnya diproses fit and propert test termasuk calon independen yakni Esterlina Nirahua.

“Tiga orang ini sudah diproses di OJK, kemudian fit and propert test di OJK, fit dan proper test-nya sudah selesai. Hasil fit sudah diterima oleh kami dan setelah dikonfirmasi oleh OJK, yang dinyatakan bisa diangkat jadi Direktur Umum adalah Pierre E Mahulette, Aperteny ditolak oleh OJK. Artinya RUPS akang datang, dipastikan bahwa Direktur Umum PT Bank Maluku dan Malut yang baru adalah Pierre E Mahulette. Dan Komisaris independen yang baru adalah Esterlina Nirahua,” ungkapnya, pada konfrensi pers di ruang pertemuan Lantai IV Bank Maluku-Malut, Senin (21/12), bersama Direktur Utama Arief Burhanudin Waliulu, Direktur Pemasaran Yetty Lukur, Direktur Kepatuhan Abidin, serta komisaris H. Nadjib Bachmid.

Artinya, susunan pengurus Bank Maluku mulai dari Dewan komisaris dan Direksi PT Bank Maluku-Malut sudah lengkap. Hanya satu yang belum terisi, yaitu, Calon Pengurus Independen.

“Awalnya kita usulkan Ali Banjar, akan ternyata oleh OJK dianggap belum memenuhi syarat. Sehingga yang bersangkutan diberikan waktu untuk nanti diusulkan lagi 6 bulan,” jelas Latuconsina.

Untuk menetapkan Esterlina Nirahua dan Pierre E Mahulette, maka akan dilaksanakan RUPS Luar Biasa tanggal 28 Desember.

“Namun dengan kondisi Covid dan kesibukan akhir tahun pemegang saham, karena pemegang saham kami kepala-kepala daerah dan menjelang akhir tahun sangat sibuk, sehingga direncanakan RUPS akan digelar dua kali. RUPSLB akan digelar dua kali, yaitu, RUPS sirkuler dimana pihaknya akan membuat konsep untuk menetapkan Mahulette dan Nirahua. Sehingga tinggal penetapan saja melalui RUPS sirkuler,” tuturnya.

Ditambahkan, pihaknya akan ketemu dengan Gubernur untuk meminta persetujuan. Jika gubernur setuju, Selasa (22/12), dokumen-dokumen sirkuler ini akan dikirim ke pemegang saham di masing-masing kabupaten/kota, baik Maluku maupun Maluku Utara, untuk mendapatkan persetujuan.

“Dan RUPS Sirkuler ini harus mendapatkan persetujuan dari 100 persen pemegang saham. Kami kejar, sehingga tanggal 28 Desember, komposisi kepengurus PT Bank Maluku-Malut bisa terisi semua,” pungkasnya. (KJH)

Comment