by

Kisruh Pimpinan DPD Golkar KKT Hampir Final

Ambon, BKA- Kisruh DPD Golkar Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) pasca Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Golkar KKT, dinilai hampir final. Pasalnya, Sekretaris DPD I Golkar Maluku telah melakukan mediasi terhadap dua kubu yang melakukan musda secara terpisah di KKT dan Kota Ambon.
Kisruh ini berawal pasca Musda V DPD II Golkar KKT, yang diketuai oleh Piet Kait Taborat, melakukan Musda di Saumlaki, KKT pada tanggal 31 Agustus 2020 lalu. Namun Musda tersebut dianggap tidak sah dan melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar.

Disisi lain, DPD II Golkar KKT ikut melaksanakan Musda V di Kota Ambon tanggal 17 Oktober 2020 lalu, hingga terpilihnya Kilyon Luturmas. Dengan alasan Musda yang digelar di Saumlaki oleh Piet Kait Taborat tidak sah.

Keabsahan dari dua musda tersebut, kemudian menjadi perdebatan serius ditingkat DPP. Bahkan sempat digugat ke Mahkamah Partai Golkar (MPG) oleh Piet Kait Taborat. Gugatan itu diakomodir dan disidangkan oleh MPG tanggal 9 April 2021 kemarin secara virtual.

Dimana MPG memutuskan untuk dilakukan proses mediasi dan perbaikan gugatan oleh tergugat. Sehingga mediasi itu dilakukan pada tingkat DPD Partai Golkar Provinsi Maluku. Namun saat mediasi dilakukan, Ketua Terpilih hasil Musda V DPD II KKT di Kota Ambon, Kilyon Luturmas tidak hadir dalam mediasi itu.

Informasi yang diterima koran ini, hasil mediasi dilakukan berdasarkan instruksi dari DPP agar kepengurusan Piet Kait Taborat dipertahankan. “Hasil mediasi akan dikirim ke MPG dan DPP, saya berani bilang bahwa pak Taborat siap dilantik,” ungkap sumber terpercaya koran ini di KKT, Jumat (16/4).

Dirinya berharap, seluruh kader Golkar yang ada di bumi Duan Lolat itu harus taat dan tetap menjaga keutuhan dan marwah partai.
“Saya sangat harap buat semua kader Golkar yang ada di KKT tetap solid, untuk membesarkan partai kebanggaan kita bersama,” harapnya. (BTA)

Comment