by

KM Cantika 77 B Mulai Layani Pelyaran MBD

Ambon, BKA- Satu kapal penumpang KM Cantika Lestari 77 B milik PT Pelayaran Dharma Indah mulai melayani masyarakat yang akan melakukan perjalanan antar kabupaten dan pulau di Kabupaten Maluku Barat Daya.


Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten MBD, Herdy. D .Ubro, mengatakan, kapal KM Cantika Lestari 77 B tertanggal 25 Oktober telah melayani pelayaran dengan rute Ambon-Damer-Moa-Leti-kisar Pulang Pergi (PP) yang beroperasi setiap hari Senin dari Pelabuhan Slamet Riyadi di Kota Ambon.

Dia menjelaskan KM Cantika 77 B merupakan produk baru PT Pelayaran Dharma Indah yang memiliki kapasitas yang sangat besar yakni menampung 650 penumpang.

“Jika dibandingkan dengan kapal penumpang sebelumnya, kapasitas KM.Cantika 77 B daya muatnya lebih besar. Sehingga dapat menjawab kebutuhan masyarakat di Kabupaten MBD dari segi pelayaran, mengingat Kabupaten MBD merupakan wilayah kepulauan,” ungkapnya, Senin (26/10).

Akan tetapi lanjutnya, saat ini daya muat transportasi laut masih disesuaikan dengan ketentuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yakni 100 penumpang. Sehingga diharapkan masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas dengan ketentuan yang berlaku.

“Kabupaten MBD saat ini merupakan salah satu wilayah di Provinsi Maluku yang berada dalam zona hijau, akan tetapi untuk mencegah penyebaran Virus Covid-19, jumlah penumpang kapal saat ini masih disesuaikan dengan ketentuan satuan Gustu,” tegasnya.

Lanjutnya, dengan aktifnya KM Cantika 77 B maka jumlah kapal yang melayani pelayaran di Kabupaten MBD berjumlah 16 unit.

“Terdiri dari, 7 kapal Home Base Ambon yakni KM Sabuk Nusantara (Sanus) 34, KM Sanus 71, KM Sanus 87, KM Sanus103, KM Cantika Lestari 99, KM Cantika Lestari 77 B dan Pangrango. Satu kapal Home Base Tual, yakni KM Inti Mulia kemudian 5 Kapal Home Base Saumlaki, yakni KM Sanus 41, KM Sanus 104, KMP Lelemuku, KM Bahtera Agung, KM Lelemuku dan Tiga Kapal Home Base Kupang yakni KM Sanus 67, KM Berkat Talisa dan KMP Sabu,” ungkapnya.

Dengan demikian diharapkannya, dengan penambahan satu unit kapal yang melayani pelayaran MBD. Maka moda transportasi antara daerah di Kabupaten MBD semakin dipermudah, dan dapat membantu meningkatkan aktivitas masyarakat. (BKA-3)

Comment