by

Kolaborasi Polnam dan Unidar, Raih Program PPUD Kemenristek BRIN

Ambon, BKA- Politeknik Negeri Ambon (Polnam) dan Universitas Darussalam (Unidar) Ambon terus berkarya, walau Provinsi Maluku saat ini masih didera wabah Covid-19.

Kolaborasi dosen kedua perguruan tinggi itu berhasil menciptakan alat produksi jus pala otomatis bagi KUD Toma Siwa Morella, Negeri Morela, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, guna mendukung proses produksi.

Kolaborasi antara tiga dosen berbeda perguruan tinggi itu dilakukan dalam rangka kegiatan pengabdian masyarakat, sebagai salah satu tri darma perguruan tinggi.

Lewat dana Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPUD) Kemenristek BRIN, ketiga dosen yang terdiri dari, Dr. Dwi Hariyanti, SE,MM,Akt, CA dan dan Jeffrie Yacobis Malakauseya, ST., M.T (Polnam) dan Dr. Jaelani La Masidonda, SE,MM (Unidar), mampu menciptakan alat yang mampu memisahkan sari pala dan ampas palanya secara otomatisasi.

Untuk itu, Selasa (11/8), ketiga dosen itu melakukan uji coba alat produksi jus pala otomatis itu, sekaligus melakukan penyerahan alat tersebut kepada pengurus KUD Toma Siwa Morella.

Tidak sekedar melakukan penyerahan, namun juga dilakukan pelatihan dan pendampingan penggunaan alat tersebut.

Pengabdian masyarakat yang dilakukan ketiga dosen itu, merupakan kegiatan tahun pertama. Sehingga diharapkan, program tersebut dapat berlanjut pada tahun berikutnya.

Memang selama melakukan pengabdian, tim tersebut tidak sekedar melakukan pembinan terhadap KUD Tomasiwa dalam program PPUD, namun mereka juga melakukan kegiataan pelatihan dan pendampingan pengurusan PIRT di Desa Mamala, khususnya UKM kelompok usaha Teh Pala yang merupakan binaan dari MES Maluku.

Pendampingan pengurusan PIRT tidak hanya dilakukan bagi UKM kelompok usaha Teh Pala, tapi pendampingan itu juga dilakukan bagi masyarakat untuk pengurusan PIRT produk lain, seperti, sirup pala, dodol durian, serut, bagea, kecap ikan, dan sebagainya.

Hal itu dilakukan agar masyarakat setempat mendapatkan ijin PIRT. Harapannya, agar mitra mampu menjual produknya ke pasaran yang luas, seperti pada supermarket, toko oleh-oleh dan di pamerahan nasional, serta terjual di wilayah nusantara. (ADV)

Comment