by

Komisi II Minta Pemerintah Hentikan Operasional Kapal Andon

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Saudah Tuankotta/Tethool, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku untuk menghentikan aktivitas operasional Kapal Andon di laut Maluku.

Menurut Saudah, selain diduga tidak mengantongi ijin operasional, operasional Kapal Andon juga tidak menghasilkan pendapatan daerah. Padahal mereka dengan bebas menangkap telur ikan di perairan Kepulauan Kei.

“Andon itu sangat merugikan kita di Maluku, karena telur ikan yang diambil itu dilakukan secara liar, yang harganya dipasaran juga cukup bagus. Namun kenyataanya, pemasukan bagi daerah itu tidak pernah ada. Meskipun ada, itu sangat sedikit sekali jika dibandingkan dengan hasil tangkapan yang berlimpa ruah,” aku Saudah, Rabu (7/7).

Menurutnya, aktivitas kapal nelayan Andon sangat marak di perairan laut Tenggara. Bukan hanya mengambil telur ikan layar, mereka juga menguras biota laut Maluku yang sering di Sasi oleh masyarakat. Bahkan dalam proses pengambilannya, sering mengakibatkan rusaknya terumbu karang dimana tempat ikan bertelur.

Jika hal ini tetap dibiarkan, katanya, akan mengancam produksi ikan di laut Maluku, terutama ikan layar. “Ini kan telurnya sudah diambil, bagimana dia bisa bertumbuh dewasa. Ini lama-lama ikan layar akan habis dalam proses yang cukup cepat,” pungkas Saudah.(RHM)

Comment