by

Komisi III Akan Tinjau Lokasi

Keluhan Trotoar Licin

Komisi III DPRD Provinsi Maluku akan meninjau langsung lokasi pembangunan drainase dan trotoar, yang tengah dilakukan Pemerintah Provinsi Maluku di Kota Ambon.

Hal ini dilakukan untuk menyikapi keluhan warga Kota Ambon yang terpleset atau terjatuh, akibat trotoar yang licin, beberapa hari lalu.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Maluku lewat dana pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp 700 miliar untuk pemilihan ekonomi, melaksanakan berbagai pembangunan sejumlah infrastruktur. Salah satunya pembangunan perbaikan drainase dan trotoar di Kota Ambon.

“Tetap kami awasi, termasuk soal persepsi tegel licin. Kalau licin, itu semua orang yang berjalan jatuh. Itu licin. Tapi kalau yang lewat 20 orang, yang satu jatuh, itu bukan lincin namanya,” ujar Anggota Komisi III DPRD Maluku, Rovik Akbar Afiffudin, Senin (22/3).

Pengawasan akan dilakukan setelah semua proyek itu selesai dikerjakan, baik perbaikan drainase dan pemasangan tegel trotoar. “Nanti kita sama-sama turun mengawasi pekerjaanya,” ucapnya.

Selain itu, dia mengingatkan, proyeknya yang dikerjakan di Kota Ambon, kontraknya pembangunan perbaikan drainase. Bukan perbaikan trotoar.

“Nanti kita lihat proyeknya, apakah bisa mengatasi banjir atau tidak. Kalau tidak, kita akan panggil Kadisnya,” tegas Rovik.

Terpisah, Wakil Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Hata Hehenussa, juga mengungkapkan hal yang sama. Terhadap proyek yang menggunakan dana pinjaman SMI, juga bagian dari objek yang akan diawasi komisi tersebut. “Termasuk pembangunan drainase dan pemasangan tegel yang digunakan sebagai trotoar,” pungkasnya. (RHM)

Comment