by

Komisi III Keluhkan Mandeknya Pembangunan Dermaga Fery Wailey

Ambon, BKA- Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku, Asri Arman mengeluhkan mandeknya pembangunan dermaga Fery Wailey, di Desa Latu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Keluhan ini disampaikan Arman setelah mengikuti rapat Komisi III DPRD Maluku, bersama mitra, pada Selasa (20/10).

Menurutnya pencanangan tiang dermaga di laut, telah dilaksanakan dari tahun 2010, namun sampai saat ini belum juga selesai dikerjakan.

“Anggaran pertama pembangunan jembatan Wailey sudah dicairkan, tapi pekerjaan belum tuntas,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, permasalahan saat ini terkait tanah. Semestinya sebelum pekerjaan dilakukan, sudah harus menyelesaikan persoalan tanah masyarakat.

“Kalau dilihat dari sisi perencanaan orang melaksanakan tidak paham. Sisi perencanaan tanah bermasalah, kenapa dilanjutkan. Alasan kenapa belum dibangun. Perjuangkan anggaran lama tapi tidak terpakai,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Muhammad Malawat, mengatakan beberapa waktu lalu tim Kementerian Perhubungan telah turun langsung melakukan review desain, sekaligus memastikan pembebasan tanah untuk pembangunan dermaga tersebut.

“Karena pelabuhan bentuk L, ada penduduk yang meminta tanah di sekitar dermaga. Jadi tim dari pusat turun kesana untuk mereview desain terhadap pembangunan untuk memastikan hal itu,” cetusnya.

Setelah review selesai dilaksanakan, jelasnya akan keluar DED atau detail engineering design. Setelah itu, baru dimasukan dalam usulan anggaran pembangunan dari APBN. (RHM)

Comment