by

Kompetensi Siswa Harus Diuji

Ambon, BKA- Kepala SD Inpres 28 Nania, Stev Salmon, memastikan akan menguji Kompetensi siswa di sekolah itu, sebelum menentukan kelulusan.

Ujian kelulusan, menurutnya, dilakukan agar dapat mengetahui kompetensi siswa selama mengikuti proses belajar mengajar pada tingkat sekolah dasar.

“Karena setelah ini, mereka akan masuk ptada jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan persaingan lebih ketat. Dengan demikian, mereka harus diuji dulu sebagai ukuran bagi kita dalam menentukan kelulusan,” ujar Salmon, Kamis (11/3).

Sebab lanjut dia, tidak ada lagi ujian berstandar nasional untuk tahun ini, setelah pemerintah menghapuskan ujian nasional dan memberikan kewenangan kepada sekolah melakukan ujian dan menentukan kelulusan.

“Tahun sebelumnya itu, kelulusan ditentukan oleh nilai Ujian Nasional (UN). Tapi sekarang sudah dikembalikan ke masing-masing Satuan Pendidikan (SP), untuk mengatur semua itu. Jadi teknisnya masing-masing sekolah atur, disesuaikan dengan situasi dan kondisi pandemi,” tuturnya.

Untuk sekolah yang dipimpinnya itu, menurutnya, akan dilakukan ujian kompetensi secara tertulis dalam bentuk kelompok. Pasalnya, guru belum diijinkan untuk melakukan aktivitas tatap muka di sekolah.

“Selama beberapa bulan terakhir ini kan, kita lakukan belajar dalam bentuk kelompok. Jadi teknis itu yang akan kita gunakan untuk uji kompetensi siswa kelas VI. Nanti diarahkan oleh guru-guru. Yang pasti, protokol kesehatan tetap kita gunakan untuk proses ujian. Itu yang sementara kita rancangkan, terkait proses ujian kelulusan di bulan Mei nanti,” tandas Salmon. (LAM)

Comment