by

Komsumsi Narkoba, Warga Wainitu Terancam 1,6 Tahun

beritakotaambon.com – Terdakwa kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu, Edwin Adam, diancam pidana penjara 1,6 tahun, pada sidang di Pengadilan Negeri Ambon, Kamis (2/9).

Jaksa Penunut Umum (JPU) Kejati Maluku, Arsito Djohar, menyatakan, pria 39 tahun warga Kelurahan Wainitu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, itu dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Baca juga: Dugaan Penyalahgunaan DD-ADD Gunak Dipelajari Kejari SBT

Sidang tuntutan tersebut dipimpin Ketua Majelis Hakim, Felix R. Wuisan, dibantu dua Hakim Anggota. Turut hadir penasihat hukum terdakwa, Penny Tupan.

Menurut JPU, terdakwa Edwin Adam terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menyalahgunakan narkotika bagi diri sendiri, sebagaimana diatur dalam pasal 127 ayat 1 huruf A Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Meminta kepada majelis hakim agar menjatuhi pidana terhadap terdakwa, berupa pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan penjara, dikurangi selama terdakwa ditahan sementara,” kata JPU.

Pertimbangan yang memberatkan, yakni, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika. Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa tidak pernah dihukum, terdakwa mengaku bersalah dan menyesali perbuatannya, serta berjanji tidak mengulanginya lagi.

JPU membeberkan, penangkapan terdakwa dilakukan pada 22 April 2021, sekitar pukul 16.00 WIT, di Jalan AY Patty, tepatnya dibelakang Swalayan planet 2000, Kota Ambon.

Barang bukti yang ditemukan saat penangkapan, yakni, satu paket sabu dikemas menggunakan plastik lem bening.

Sebelum melakukan penangkapan, petugas mendapatkan informasi kalau terdakwa akan mengkonsumsi sabu-sabu di Jalan AY Patty, belakang swalayan Planet 2000. Kemudian petugas melakukan pengecekan terhadap kebenaran dari informasi tersebut.

Saat terdakwa diamankan dan integrasi, terdakwa mengaku, mendapatkan sabu tersebut dari saudara Abdul Rani Lampung Alesso, yang membeli dari Ai Tong di Batu Merah, seharga Rp 1,5 juta.(SAD)

Baca juga:
Tokoh Agama Kunjungi GVP Polda Maluku

Comment