by

Komwil VI APEKSI Gelar Musyawarah IX

Ambon, BKA- Komisariat Wilayah (Komwil) VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) menggelar Musyarawah (Muskomwil) IX di Kota Gorontalo, di bawah sorotan tema “Inovasi Publik Dalam Tatanan Kehidupan Di Masa Pandemi”.

Kegiatan ini dibuka secara resmi, oleh Ketua Dewan Pengurus APEKSI 2021 – 2024, yang juga Walikota Bogor, Bima Arya, di Kediaman Walikota Gorontalo, Sabtu (10/11).

“Inovasi dalam pelayanan publik di masa pandemi Covid 19 perlu dilakukan dengan segala penyesuaian. Yakni refocusing dan realokasi yang memerlukan kreatifitas, inovasi, dan koordinasi yang lebih intens. Baik dengan pemerintah pusat maupun sesama pemerintah kota,” kata Bima Arya, lewat rilis Media Center Pemkot Ambon kepada koran ini, Minggu (10/4).

Dikatakan, potensi APEKSI begitu besar, dimana anggaran lebih dari 200 triliun per tahun (di luar DKI Jakarta) dikelola oleh anggota APEKSI, dengan populasi hingga 70 juta jiwa.

Sebab itu dirinya mengajak seluruh anggota APEKSI untuk proaktif dalam berinovasi untuk melayani masyarakat.

Secara khusus, Bima menyoroti potensi kelautan yang ada pada Komwil VI APEKSI, dimana dari 17 Kota Anggota Komwil VI, ada 14 Kota yang letaknya di daerah pesisir, yakni Ternate, Tidore, Tual, Bitung, Manado, Parepare, Makassar, Ambon, Sorong, Palu, Jayapura, Gorontalo, Bau-bau dan Kendari.

“Oleh sebab itu potensi kelautan harus menjadi fokus kita, bagaimana kita dapat meningkatkan pendapatan asli daerah atau PAD dari potensi laut,” imbuhnya.

Selaku Ketua Dewan Pengurus, Bima Arya berharap APEKSI harus lebih meningkatkan peranannya menjadi referensi kebijakan daerah karena Walikota dan Pemerintah Kota yang lebih paham kondisi warganya.

Sementara itu, Ketua Komwil VI APEKSI periode 2017 – 2020, yang juga Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, dalam sambutanya menjelaskan, tema Muskomwil IX diangkat karena relevan dengan situasi saat ini semua pemerintah kota tengah berjuang menghadapi pandemi Covid-19.

“Pada situasi andemi Covid 19 diperlukan inovasi dari Pemerintah Kota, untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,”ungkapnya.

Dijelaskan pula, bahwa Muskomwil yang seharusnya dilaksanakan pada tahun 2020. Namun terkendala situasi pandemi ini, merupakan moment bagi semua anggota Komwil VI APEKSI untuk lakukan evaluasi mendasar atas kiprah organisasi dalam kurun waktu lalu.

“Semua hasil evaluasi tersebut menjadi pertimbangan untuk menentukan arah kebijakan dan penyelenggaraan berbagai agenda yang berorientasi pada kepentingan bersama pemerintah kota di kawasan Timur indonesia ini,” kata Louhenapessy.

Dikatakan, pada muskomwil ke 8 tahun 2017 di kota ternate, maluku utara, telah ditetapkan enam kebijakan pokok APEKSI Komwil VI, yakni pemantapan advokasi dan regulasi, peningkatan informasi dan komunikasi, peningkatan kapasitas pemerintah kota, pengembangan kerjasama atau kemitraan antar daerah dan antar lembaga, serta konsolidasi organisasi.

“Dalam tiga tahun kepengurusan kami, keenam kebijakan pokok tersebut sedemikian rupa diupayakan pelaksanaannya di tingkat teknis operasional oleh sekretariat APEKSI Komwil VI yang berkedudukan di Makassar,” jelasnya.

Louhenapessy, yang akan mengakhiri masa jabatan sebagai ketua APEKSI Komwil VI, pada kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasi terhadap peran semua pihak penyelenggara pemerintah daerah atas sumbangsih bagi upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Terhadap apa yang dilakukan terhadap kepengurusan ini, jika dirasa ada manfaatnya, tiada lain karena peran serta kita semua selaku penggiat penyelenggara pemerintahan daerah. Sekecil apapun peran kita tentu memberi sumbangsih yang baik bagi terwujudnya good governance di kota-kota kawasan Timur Indoensia,” tandasnya.

Sekedar tahu, ditempat yang sama, Kota Ambon mendapatkan 2 penghargaan dalam kegiatan Musyawarah Wilayah Asosiasi Pemerintah Kota (APEKSI) VI yang berlangsung diKota Gotontalo.

Penghargaan diberikan saat pembukaan musyawarah Apeksi yang berlangsung di aula rumah dinas Walikota Gorontalo. Kota Ambon juga dinilai sebagai kota dengan partisipasi teraktif di Apeksi.

Kabag Pemerintahan Kota Ambon yang juga Sekretaris Apeksi, Steven Dominggus juga mendapat penghargaan sebagai aparatur dengan dedikasi terbaik atas kiprah di Apeksi VI. Untuk penghargaan kota inovasi terbaik, Ambon bersama dengan Kota Makassar dan Kota Manado.

Penghargaan diterima Langsung Dominggus untuk kota inovatif dan Syaripa Soselissa, Kasubag Administrasi Kewilayahan menerima penghargaan untuk kota dengan peran aktif di Apeksi. (IAN)

Comment