by

KONI Usul Anggaran PON Rp 20 Miliar Lebih

Ambon, BKA- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku mengusulkan anggaran keikutsertaan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, sebesar Rp 20 miliar lebih.

Permintaan itu disampaikan pada rapat bersama antara KONI Maluku dengan Komisi IV DPR Maluku, untuk membahas persiapan menuju PON di Papua nanti, Rabu(5/11).

“Percakapan kami di dalam itu, agar semua pihak, lebih khusus Komisi IV dapat memberikan sport dan dorongan, agar persiapan-persiapan PON Maluku ke Papua tidak mengalami kendala dan hambatan dalam perjalanannya nanti,” ungkap Ketua Harian KONI Maluku, Agus Lomo.

Pembahasan anggaran tersebu penting untuk segera dilakukan, lantaran pelaksanaan PON sudah semakin dekat.

Anggaran sebesar Rp 20 miliar itu, bukan hanya mengenai persiapan dan keberangkatan atlit pada PON mendatang. Tapi juga termasuk bonus bagi atlit berprestasi pada jenis mata lomba yang dilombakan nanti.

“Saat ini sedang dilakukan pelatihan-pelatihan, karena atlit tidak pernah berhenti berlatih. Meskipun saat ini pandemi Covid-19, kami tetap melakukan pelatihan, meskipun sifatnya mandiri. Kalau kemarin kita terkonsentrasi ke satu tempat, sekarang semua masing-masing,” ujarnya.

Terkait dengan usulan anggaran, kata Agus, sesuai hasil pertemuan tadi, Komisi IV akan koordinasikan sambil menunggu hasil rasionalisasi Pemerintah Provinsi Maluku sesuai budget anggaran yang diusulkan.

Pada PON XX nanti, Maluku akan mengikuti 13 mata cabang yang dilombakan. 60 persen mata lomba yang diikuti didominasi atlit bela diri. Lainnya seperi dayung, catur, selam, atletik dan layar.

Dari sejumlah mata lomba yang akan menjadi harapan KONI Maluku, katanya, ada pada cabang lomba beladiri dan atletik. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk cabang lain yang diikuti.

“Kami estimasi juara sekitar delapan mata lamba, baik tinju, karate, muangthai, kempo, dayung dan atletik. Tanpa mengabaikan yang lain, kalaupun semuanya bisa mendapat juara,” pungkasnya.(RHM)

Comment