by

Koperasi Dapat Ajukan Bunga Murah

Ambon, BKA- Saat membutuhkan dana di tengah Covid-19, setiap koperasi yang ada di Kota Ambon dapat mengajukan pembiayaan dengan bunga murah yang saat ini disediakan oleh Pemerintah.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Ambon, Marthen Keiluhu mengatakan, saat ini pemerintah menyediakan pembiayaan dengan bunga murah kepada koperasi yang ada, baik secara nasional maupun di Kota Ambon secara khusus.

“Jadi itu bantuan dana tapi dalam bentuk pinjaman dengan bunga 3 persen. Jadi kita sementara membuat persiapannya dan harus disosialisasikan ke koperasi,”.

Dikatakan, pihaknya saat ini sudah membuat surat waktu relaksasi dari kebijakan pemerintah tersebut. Dan telah disampaikan kepada koperasi untuk dapat memanfaatkan fasilitas penjaman atau pembiayaan yang dibuat Pemerintah.

Menurutnya, pembiayaan yang di berikan dengan bunga murah atau disebut juga dengan kredit dapat dimanfaatkan oleh koperasi. Dengan mengajukan kepada Dinasnya agar nantinya diteruskan ke Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). Sebab, saat ini dana untuk pembiayaan tersebut sudah tersedia.

“Itu sudah lama awal-awal covid itu ada arahan dari pusat untuk memanfaatkan itu. Sama juga dengan kredit. Tapi apakah koperasi bersedia ? kalau mau silahkan ada dana di LPDB,” bebernya.

Keiluhu menyebutkan, di tahun 2019 lalu, pihaknya sempat mengajukan dua koperasi yang berada di bawah lingkupnya untuk dapat mengambil pinjaman ke LPDB namun ditolak.

“Tahun lalu kami pernah ajukan dua koperasi ke LPDB. Tapi kendalanya adalah koperasi yang kami ajukan dia punya rasio pengembalian kredit itu diatas 10 persen. Sedangkan dari LPDB itu dibawah 5 persen. Jadi akhirnya kita punya ditolak,” ucapnya.

Untuk itu, di tahun ini dengan adanya pembiayaan dengan bunga murah tersebut pihaknya berencana untuk mengajukan dua Koperasi tersebut kembali. Tapi masih menunggu petunjuk dari Pemerintah Provinsi. “Tapi nanti kita ajukan dua koperasi ini lagi, apakah di situasi pandemi ini bisa tidak itu sambil menunggu petunjuk dari provinsi,” terangnya.

Dituturkan, di masa pandemi Covid-19, koperasi yang ada akan memikirkan tentang pengembalian dana. Dengan begitu, koperasi akan lebih teliti dalam mengajukan untuk pembiayaan. Hal tersebut dibuktikan dengan belum ada satupun koperasi yang mengajukan pembiayaan untuk bunga murah tersebut, yang merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam relaksasi untuk pembiayaan.

Dengan begitu, pihaknya tetap menghimbau kepada koperasi yang ada untuk dapat mengajukan pembiayaan saat memerlukan biaya yang besar. Karena ada dana yang disiapkan oleh pemerintah untuk hal tersebut.
“Yang surat sudah kita sampaikan untuk yang relaksasi kebijakan dari pemerintah, itu salah satu poinnya. Itu manfaatkan pembiayaan yang diberikan dengan bunga murah kita sudah sampaikan, tapi masalahnya mereka mau pinjam atau tidak,” pungkasnya. (DHT)

Comment