by

Korban Kebakaran Ongkoliong Akan Dipindahkan ke Arbes

Untuk penanganan korban kebakaran kawasan Ongkoliong, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, 2020 lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon hanya akan menyiapkan lahan pemukiman baru mereka.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Ambon, Rustam Simanjuntak, mengungkapkan, lahan yang telah disediakan Pemkot Ambon bagi korban kebakaran Ongkoliong berada di kawasan Air Besar (Arbes), Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau.

Sedangkan untuk pembangunan rumah pada lokasi yang telah disediakan Pemkot Ambon tersebut, kata Simanjutak, akan dibiayai oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Maluku.

Terhadap proses pembangunan rumah tersebut, lanjutnya, Pemkot Ambon tidak mencampuri. Semua proses akan dikawal langsung oleh Dinas PRKP Provinsi Maluku hingga selesai.

“Pemerintah kota kan siapkan lahan, untuk teknis pekerjaannya akan diawasi oleh Dinas Perumahan Provinsi,” beber Simanjuntak, Selasa (15/6).

Menurut Rustam, untuk masalah pembangunan bantuan rumah tersebut, hingga saat ini masih dalam proses. “Iya, jadi untuk masalah korban kebakaran Ongkoliong ini sementara masih proses,” sebutnya.

Selain itu, lanjut dia, para korban kebakaran Ongkoliong tersebut harus bisa bersyukur karena pemerintah kota sudah menyiapkan lahan untuk membangun rumah mereka di kawasan Air Besar.

“Mereka sebenarnya bersyukur, karena kita pindahkan mereka ke atas. Dan lagi pula kan juga ada angkutan Kota yang melintas di kawasan tempat tinggal mereka nanti di kawasan Air Besar itu,” imbuhnya.

Sekedar tahu, sejumlah pengungsi kebakaran Ongkoliong beberapa waktu lalu melakukan aksi unjuk rasa di kantor Balai Kota Ambon. Mereka mendesak agar pemerintah kota segera melakukan ganti rugi atas kebakaran yang terjadi tahun 2020 lalu.

Mereka menuntut janji Sekkot Ambon, A. G. Latuheru terkait bantuan ganti rugi kepada para pengungsi. Namun setelah dilakukan koordinasi, pemerintah kota akhirnya akan menyediakan lahan sejum,lah korban dimaksud.

Terpisah, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Ambon, Saidna Azhar Bin Tahir, saat dikonfirmasi mengaku, dalam waktu dekat akan mengundang BPBD, Dinsos dan mitra lainnya untuk mempertanyakan soal nasib para korban Ongkoliong yang sudah satu tahun lebih belum terealisasi.

Politisi PKS ini menilai, sebagai wakil rakyat perlu melakukan koordinasi dengan pemerintah kota selaku mitra, sehingga ada kejelasan terhadap nasib para korban kebakaran Ongkoliong.

“Sudah beberapa kali ini kan pengungsi kebakaran ongkoliong ini unjuk rasa di Balai Kota terkait janji ganti rugi yang disampaikan pemerintah kota. Dan masalah ini sebelumnya sudah kita bahas secara internal komisi, sehingga dalam waktu dekat akan kita agendakan untuk rapat bersama dengan BPBD maupun dinas sosial terkait nasib para korban Ongkoliong ini. Sehingga ada kejelasan soal lahan, maupun terkait pembangunan rumah yang direncanakan itu. Secepatnya akan kita agendakan,” pungkas Saidna. (IAN/UPE)

Comment