by

KPID Maluku Teken MoU dengan Bawaslu dan KPU SBT

Ambon, BKA- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Maluku, melakukan Teken Memorandum of Understanding (MoU) bersama Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Seram Bagian Timur (SBT), dalam rangka menjaga stabilitas pemberitaan atau penyiaran dan pemasangan iklan kampanye, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) SBT, yang akan berlangsung 9 Desember 2020.

Komisioner KPID Maluku, Jannes A. Uhi dalam teken MoU tersebut mengatakan, KPID Maluku memutuskan membangun kerjasama dengan lembaga penyelenggara KPU dan Bawaslu, guna menekan sebaran berita hoax dan memperkuat penyebaran berita-berita positif, akuntabel dan mendidik masyarakat jelang Pilkada di SBT.

“Maka itu, teken MoU ini sangat penting untuk menjaga potensi penyebaran berita hoax. Serta mendorong lancarnya pelaksanaan Pilkada yang aman, damai melalui kegiatan penyiaran dan pemberitaan yang dilakukan media-media resmi,” ucap Jannes, di Kantor Bawaslu SBT, Senin (26/10) lalu.

Kata Jannes, apapun bentuknya kesiapan yang dilakukan KPU dan Bawaslu, tanpa peran media massa, maka akan terasa sampai ke masyarakat luas. “Tanpa publikasi yang efektif dari media massa, maka masyarakat tidak mengetahui sejauh mana proses yang dilakukan KPU dan Bawaslu,” katanya.

Sementara Ketua Bawaslu SBT Suparjo Rustam Ruamakamar mengatakan, kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari teken MoU yang sebelumnya sudah dilakukan pada tingkat pusat antara Bawaslu, KPU, Dewan Pers dan KPI.

“Tujuan dari kerjasama ini untuk menyatukan persepsi dalam pemantauan Pilkada, pemberitaan, penyiaran dan penyebarluasan iklan kampanye,” ucapnya.

Menurut Ketua KPUD Kisman Kelian kerjasama di bidang penyiaran dan pemberitaan ini amat penting. Apalagi melibatkan media seperti, Harian Beritakota Ambon, Harian Spektrum, RRI Bula dan lainnya. Melalui media massa kata Kisman, masyarakat mesti dikabarkan berita dan informasi yang faktual dan berimbang.

“Dengan kerjasama ini, KPU SBT berharap, berita-berita tentang Pilkada disajikan secara berimbang, faktual dan bertanggung jawab. Sehingga masyarakat kita dapat mengikuti dengan baik semua tahapan Pilkada yang sudah dan sedang yang kita lakukan,” kata kisman. (BKA-2)

Comment