by

Kreativitas Siswa Meningkat Ditengah Pandemi

Ambon, BKA- Kepala SD Negeri 66 Ambon, Peggy Titahena, mengatakan, meskipun proses pembelajaran tidak berjalan normal akibat pandemi Covid-19, namun kreativitas siswa justru meningkat.

“Kan selama pembelajaran di tengah pandemi ini, kita evaluasi perkembangan anak. Dan itu yang kita temui. Bahwa mereka mampu menunjukan kreativitas, yang tidak mereka tunjukan di kelas. Tapi itu ditunjukkan pada pembelajaran secara Daring. Karena itu, sekalipun kita mengeluh dengan belajar jarak jauh karena sulit, tapi dilain segi, saya bersyukur karena anak-anak ini punya kreativitas yang kalau dikelola akan semakin terampil,” ucap Titahena, Senin (21/12).

Menurutnya, kreativitas siswa ditunjukan, bukan saja lewat video pembelajaran, tapi juga lewat tugas-tugas belajar rumah yang dikirim ke guru.

Dengan cara sendiri, para siswa mampu menyelesaikan tugas mereka, tanpa pendampingan guru. Berbeda dengan pembelajaran normal, yang justru guru merasa kesulitan untuk mengidentifikasikan ketrampilan siswa.

“Dengan apa yang mereka tunjukan itu, maka sejak awal sudah saya dorong masing-masing guru agar tetap memberikan semangat kepada mereka. Agar tetap tunjukan kreativitas dengan cara sendiri. Saya tidak tahu, apakah tugas yang dikerjakan itu dibantu orangtua. Tapi rata-rata siswa yang kita cek orangtuanya, itu justru sampaikan kalau tugas yang dikirim ke guru adalah hasil kerja siswa. Meskipun itu nanti benar atau tidak, tapi saya bangga. Karena dengan pembelajaran Daring ini, mereka bisa berusaha belajar sendiri,” ungkapnya.

Kendati demikian, Ia mengaku, proses pembelajaran Daring tidak bisa terus menerus dilakukan. Karena siswa sudah merasa jenuh. Sehingga dia berharap, selain belajar daring, ada juga belajar tatap muka, guna mencegah kejenuhan siswa dalam belajar.

“Ini kan anak-anak. Jadi awal-awal itu mereka semangat. Tapi kalau lama-kelamaan, maka pasti jenuh. Jadi memang ada dampak positif dari belajar Daring ini. Tapi juga tidak bisa pungkiri, memberikan dampak besar bagi perkembangan belajar anak. Sehingga diharapkan, bukan saja Daring, tapi juga tatap muka. Supaya anak tidak jenuh belajar jarak jauh setiap hari,” pungkas Titahena. (LAM)

Comment