by

Kunjungan Rumah Jadi Alternativ Saat Daring

Pembelajaran dengan cara kunjungan rumah, menjadi salah satu alternatif yang akan ditempuh sekolah, jika pembelajaran Daring kembali diterapkan pada tahun ajaran baru nanti.

Kepala SD Negeri 2 Latuhalat, C Tlingkery, mengatakan, kunjungan belajar rumah sebagai bentuk pendampingan khusus bagi siswa, terutama bagi siswa kelas I. Karena mereka memang memerlukan bimbingan membaca dan menulis secara langsung.

Karena masih Daring, jadi kami tidak ada pilihan lain selain melakukan kunjungan rumah bagi siswa kelas I. Kalau siswa kelas I itu sulit untuk bisa belajar efektif dengan Daring seperti ini. Jadi diperlukan pendampingan dari guru, untuk melihat secara lansgung. Terutama kita lebih focus kepada membaca dan menulis, terang Tlingkery, Kamis (8/7).

Kunjungan rumah akan dilakukan dengan sistem membagi shift. Setiap hari akan diatur shift belajar yang berbeda, bagi kelompok belajar siswa yang satu lingkungan tempat tinggal.

Jadi itu kami bagi kelompok bagi siswa yang rumahnya masih dalam satu lingkungan yang sama. Terus kita bagi shift, untuk guru itu melakukan pembelajaran secara merata. Setiap harinya itu biasa empat shift kami jalankan, terangnya.

Tlingkery berharap, pandemi Covid-19 segera berakhir, agar proses pembelajaran bisa dilakukan di sekolah. Sehingga dia mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan yang diberlakukan pemerintah, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Saya berharap Covid-19 ini bisa segara berakhir. Dengan begitu sekolah bisa dilakukan secara tatap muka kembali. Untuk itu, kita sebagai masyarakat harus taat protokol, agar virus ini bisa segera menghilang, tutupnya. (BKA-1)

Comment