by

Kursi Terdakwa Tunggu Mantan Raja Laha

Ambon, BKA- Kursi terdakwa kini menanti mantan Raja Negeri Laha, Said Laturua, yang saat ini masih berstatus tersangka pada kasus dugaan korupsi anggaran kas Negeri Laha tahun 2012-2017.

Beberapa waktu lalu, tim JPU Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon telah melimpahkan berkas perkara itu ke Pengadilan Tipikor Ambon.

Humas Pengadilan Negeri Ambon, Lucky Rombot Kalalo, mengatakan, sidang kasus dugaan tipikor anggaran kas Negeri Laha tahun 2012-2017 akan digelar dalam waktu dekat.

“Tidak lama lagi, sudah diagendakan persidangan. Mengingat, JPU Selasa kemarin sudah melimpahkan berkas perkara di pengadilan,” ungkap Kalalo, kepada BeritaKota Ambon, Rabu (16/12).

Biasanya, jika berkas perkara sudah masuk di pengadilan, pemberitahuan pasti disampaikan melalui panitera ke pimpinan. Sehingga akan dilakukan penentuan tiga majelis hakim yang akan memeriksa dan mengadili perkara tersebut.

“Nanti kita tunggu saja, terkait pembagian majelis hakimnya. Karena itu kewenangan pada pimpinan,” pungkasnya.

Diketahui, pelimpahan berkas perkara itu dilakukan JPU Kejari Ambon setelah mengantongi hasil audit kerugian negara, dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Negeri Laha, Kecamatan Teluk Ambon, sebesar Rp 2,2 miliar.

Kasus ini diterkuak, setelah dana hibah sebesar Rp 2 miliar lebih itu diberikan CV Batu Prima kepada Pemerintah Negeri Laha sebagai sewa lahan, untuk Galian C selama kurun waktu 2013-2020.

Namun dana itu tak dimasukan sebagai penerimaan desa. Diduga digunakan oleh Raja Laha saat itu, Said Laturua dan oknum-oknum pemerintah negeri setempat, untuk kepentingan pribadi.(SAD).

Comment