by

Laha Berlakukan Wajib Kartu Vaksin

Dukung pemerintah mencegah penyebaran Covid-19, Pemerintah Negeri Laha, Kecamatan Teluk Ambon telah memberlakukan wajib kartu vaksin bagi masyarakat yang datang melakukan pengurusan di kantor negeri.
Sekretaris Negeri Laha, Fahmi Mewar mengaku, setiap wraga Laha yang datang melakukan pengurusan di kantor negeri, wajib menunjukkan kartu vaksin. Agar dapat dilayani oleh pihak kelurahan.

“Kita menerima info ini dari Camat Teluk Ambon. Sebagaimana yang disampaikan bahwa, untuk setiap desa, negeri, kelurahan yang berada di kawasan Kecamatan Teluk Ambon, bagi warga yang melakukan pengurusan wajib mebawa kartu vaksin,” tegas Fahmi, kepada media ini Kamis (8/7)

Dalam melakukan pengurusan, sambung dia, tidak diwajibkan melakukan perwakilan. Yakni bagi yang punya kepentingan, diharapkan datang sendiri melakukan keperluannya dengan menunjukan kartu vaksin yang dimiliki.

“Kita perlu bukti fisik. Menunjukan kartu Vaksin langsung. Kami tidak melayani mereka yang mewakili. Bagi yang punya keperluan, dia harus datang sendiri untuk melakukannya. Tidak diizinkan mewakili,” tandasnya.

Menurut dia, selain wajib menunjukan kartu Vaksin, pemberlakuan PPKM bagi rumah makan, cafe, maupun kios-kios yang ada di lingkungannya, juga sudah mulai dijalankan tim PPKM Negeri Laha. Tim tersebut, terdiri dari sejumlah perangkat RT/RW, saniri negeri, serta perangkat negeri yang ada. Untuk turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat sesusai instruksi walikota nomor 3 tahun 2021, tentang PPKM Mikro yang diperketat di Kota Ambon.

“Itu terkait PPKM bagi warung makan, caffe dan Kios-kios. Dimana bagi warung makan dan cafe, dibatasi pembeli sampai 25 persen dan hanya sampai jam 5 sore. Selebihnya hanya diizinkan pesan bungkus, itupun sampai jam 8 malam. Sedangkan bagi kios-kios hanya buka sampai jam 5 sore saja,” bebernya.

Fahmy juga mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pantauan situasi perkembangan warganya selama masa penerapan PPKM. “Tim PPKM Negeri Laha selalu siap dalam melakukan pemantauan dilingkungan. Guna untuk membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di tingkat lingkungan,” tutupnya. (BKA-2)

Comment