by

Lansia di Urimessing Jalani Vaksinasi Tahap II

Ambon, BKA- Dari 39 warga lanjut usia (lansia) yang terdaftar untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap II di Negeri Urimessing, RT.03-06/RW.006, Kecamatan Nusaniwe, hanya 16 lansia yang berhasil divaksin.

Ketua RT.06/RW.006 Negeri Urimessing, Yohanis Revualo mengaku, proses vaksinasi tahap kedua telah diberitahukan pihak Negeri kepada seluruh RT yang mempunyai giliran divaksinasi kemarin. Namun faktanya, tingkat partisipasi masyarakat terkhusus lansia sangat berkurang dibandingkan vaksinasi tahap pertama.

“Sebagai Ketua RT.06 sudah saya umumkan kepada warga lansia yang telah mengikuti vaksin tahap pertama. Agar dapat hadir untuk lakukan vaksin tahap kedua, karena itu sangat penting. Dan Puji Tuhan, untuk RT saya semua hadir,” beber Yohanis, kepada koran ini, Senin (19/4).

Dikatakan, kurangnya antusias warga vaksinasi tahap kedua ini sangat berpengharuh pada kondisi kekebalan tubuh.
Vaksinator, dr.Jean Latuheru, saat dikonfirmasi mengatakan, terkait dengan warga lansia yang telah mengikuti vaksin tahap pertama namun tidak mengikuti tahap kedua, wajib hukumnya mengikuti tahap vaksin kedua. Agar pembentukan kekebalan tubuh itu terbentuk secara utuh.

“Jika bapak, mama, opa dan oma-oma yang belum sempat ikut vaksin tahap kedua, harus secepatnya dilakukan vaksin tahap kedua. Karena itu sangat perlu bagi kesehatan mereka. Karena kalau hanya ikut vaksin pertama saja, itu belum terbentuk kekebalan tubuh secarah utuh atau normal,” beber Latuheru.

Lanjut dia, proses vaksinasi tahap kedua ini melibatkan sembilan tenaga medis dan diperbantukan oleh lima kader lansia pada RT. 06/RW. 006 Negeri Urimessing.
“Mantri Obet Nikiula yang lakukan vaksin terhadap para lansia yang mengikuti vaksin tahap kedua ini. Dengan besar harapan dilakukan vaksin kedua ini, dapat memberikan imun tubuh yang utuh kepada semua orang tua-tua yang divaksin. Saya harap segala informasi yang beredar di sosmed itu tidak mempengaruhi warga untuk takut divaksin. Baik untuk tahap pertama maupun tahap kedua,” pintanya. (BTA)

Comment