by

Larangan Mudik Dinilai Demi Kebaikan

Ambon, BKA- Larangan Mudik Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah yang dikeluarkan pemerintah, dinilai untuk kebaikan masyarakat sehingga terhindar dan dapat menekan ancaman penularan Covid-19 di Kota Ambon.

Demikian disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriansz, ketika dikonfirmasi awak media di Balai Kota, Rabu (5/5).

Dijelaskan, Ibukota Provinsi Maluku ini sudah berada dalam zona kuning (rendah) penyebaran Covid-19. Untuk itu, baik masyarakat dan pihaknya harus tetap menjaga kondisi Ambon yang sekarang. Atau bahkan berusaha membawa Ambon masuk dalam zona hijau.

“Jangan memaksakan diri untuk mudik. Semua ini juga demi kebaikan bersama, agar kita bisa menghindari penularan Covid 19. Sebab mobilisasi dan aktivitas pergerakan masyarakat disaat mudik cukup berpotensi peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19,” sebutnya.

Joy menilai, dengan mobilisasi dan aktivitas masyarakat disaat mudik cukup tinggi, sehingga pemerintah mengambil solusi yang dianggap baik. Yaitu, tidak mengizinkan masyarakat untuk melakukan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

‚ÄúPasti mobilisasi pergerakan orang cukup tinggi saat mudik. Dan kita tidak pernah tahu siapa yang menjadi pembawa virus. Yang paling sekarang kita harus selalu disiplin 4M. Yaitu, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan,” terang dia.

Ia juga menyarankan, agar bagaimana pada lebaran nanti, dilakukan secara virtual. “Saya sarankan agar mudik langsung dan silaturahmi lebaran dialakukan secara virtual,” usulnya.

Dengan begitu, masyarakat bisa terhindar dari peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Ambon. “Ambon sekarang kan sudah zona kuning. Makanya kita bersama-sama harus menjaganya,” pesan Joy. (IAN)

Comment