by

Latih Jukir, Dishub Anggarkan Rp90 Juta

Dalam waktu dekat, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon akan membuat pelatihan terhadap sejumlah juru parkir (jukir), yang nantinya mengatur lima kawasan strategis di Kota Ambon untuk penerapan tarif parkir progresif. Anggaran yang disiapkan Dishub sebesar Rp 90 juta.

Penerapan tarif parkir progresif ini sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwali) Ambon nomor 16 tahun 2021, tentang Tarif Progresif.

“Kami akan alokasikan dana 90 juta rupiah untuk pelatihan Jukir. Agar melayani masyarakat lebih baik lagi pada lima zona strategis,” sebut, Plt Kepala Dishub Ambon, Robby Sapulette, saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (22/5).

Dia mengaku, pelatihan yang dimaksud terhadap para Jukir di Kota Ambon ini, tentang penggunaan teknologi pada progresif parkir. “Ini untuk pelayanan masyarakat yang baik,” ujarnya.

Dikatakan, saat ini pihaknya sementara mempersiapkan anggaran tersebut, guna merealisasikan rencana pelatihan terhadap seluruh Jukir yang ada.

“Kita lagi siapkan permohonan dana itu. Jukir yang beroperasi pada zona strategis yakni jalan A.Y Patty, Jalan Said Perintah, Jalan Diponegoro, Jalan A. M Sangaji, dan Jalan Sam Ratulangi yang dilatih duluan. Sementara zona bebas, nanti disesuaikan,” terangnya.

Robby menjelaskan, tarif parkir di Kota Ambon dalam waktu dekat akan dinaikan. Hal ini juga tercantum dalam Perwali Nomor 16 Tahun 2021, tentang Tarif Retribusi Parkir di Tepi Jalan Umum. Dan saat ini sedang disosialisasikan oleh pihaknya.

Untuk tarif parkir progresif yang diterapkan di zona strategis, untuk kendaraan roda empat Rp 4.000 di jam pertama, kemudian naik Rp 2000 di jam berikutnya. Sementara untuk roda enam sebesar Rp 6.000 di jam pertama, kemudian akan naik Rp 3000 di jam berikutnya.

Sementara untuk kendaraan lebih dari roda enam, ditetapkan tariff progresif sebesar Rp 10.000 di jam pertama. Kemudian jika parkir lebih dari satu jam, akan dikenakan tariff tambahan sebesar Rp 5.000. Kemudian untuk roda dua naik menjadi Rp 3.000 dan roda empat Rp 4.000 untuk sekali parkir.

“Untuk zona bebas di luar zona strategis mengalami kenaikan. Yakni kendaraan roda empat dari 3.000 menjadi 5.000 rupiah. Roda enam 8.000 rupiah, lebih dari roda enam 10.000 rupiah. Sementara untuk motor 2.000 naik menjadi 3.000 sekali parkir,” tukasnya. (IAN)

Comment