by

Latuheru : Pemkot Transparan Soal Dana Covid-19

Ambon, BKA- Pemerintah Kota Ambon akui, pihaknya sangat terbuka terkait penggunaan anggaran Covid-19 sebesar Rp 46 miliar pada tahun 2020 kemarin. Meskipun tidak disampaikan secara transparan kepada publik, namun seluruh laporan pertanggung jawaban telah disampaikan ke DPRD Kota Ambon.
“Kami sudah cukup terbuka. Walaupun hanya disampaikan ke DPRD selaku wakil rakyat,. Intinya Pemkot terbuka soal dana Covid-19,” ungkapnya, kepada wartawan di Ambon, Kamis (18/2).

Pernyataan ini, lanjut Latuheru, untuk menanggapi isu yang berkembang belakangan ini bahwa Pemkot tidak terbuka ke publik terkait pengggunaan anggaran Covid-19.
Menurut dia, penggunaan anggaran tersebut dipakai untuk tiga aspek dalam penanganan Covid-19. Yaitu, aspek kesehatan, jaringan pengaman sosial (JPS) dan pengembangan ekonomi.

“Dana 46 miliar itu, diutamakan untuk tiga aspek tersebut. Dan perincian anggarannya sudah dipertanggung jawabkan kepada DPRD Kota Ambon, ” sebutnya lagi.
Dijelaskan, Pemkot telah menjalankan tugas dan fungsi sesuai prosedur yang ditetapkan. Untuk itu, publik tidak perlu menilai Pemkot asal-asalan dalam penggunaan anggaran Covid-19 tahun 2020 kemarin.

Dikatakan, sekalipun masih ada sisa anggaran Covid-19 yang disimpan pada Biaya Tak Terduga (BTT), Pemkot Ambon telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 20 Miliar untuk tahun ini, untuk penanganan Covid-19.

Sambung dia, Rp 20 miliar dimaksud, tidak semua dipakai untuk belanja sarana prasarana untuk penanganan Covid-19. Tetapi juga dimanfaatkan buat jaringan pengamanan sosial dan peningkatan ekonomi.

“Anggaran tersebut, nanti akan dipakai juga untuk jaringan pengamanan sosial, dan peningkatan ekonomi di tengah situasi pandemi. Jadi itu bukan untuk penanganan Corona saja, ” tutup Latuheru. (IAN)

Comment