by

Layanan Kapal di MBD Dipastikan Efektif

Ambon, BKA- Perairan laut dibeberapa wilayah Maluku, setiap tahunnya kerap berpapasan dengan gelombang tinggi akibat pergantian musim. Salah satunya laut di perairan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), yang turut berdampak terhadap aktifitas masyarakat saat berpergian menggunakan moda transportasi laut.

Letak geografis Kabupaten MBD yag terdiri dari pulau-pulau, menjadikan transportasi laut sebagai alternatif utama dalam beraktifitas, baik antar pulau kabupaten maupun provinsi.

Namun untuk melayani aktivitas masyarakat, Kementrian Perhubungan melalui Dinas Perhubungan Kabupaten MBD, memastikan layanan kapal penumpang tetap efektif. Dimana kapal penumpang yang masuk wilayah MBD, tetap berjalan melayari sesuai dengan rute yang telah ditetapkan Dirjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

“Saat ini, memang kondisi laut di wilayah kabupaten MBD berada dalam keadaan yang cukup ekstrim. Bahkan terkadang berdampak pada aktifitas transportasi laut. Dan saat ini, kita tetap memastikan seluruh kapal penumpang yang melayani pulau-pulau di kabupaten MBD berjalan sesuai trayek yang telah ditetapkan. Tidak ada perubahan trayek maupun jadwal pelayanan , seluruhnya berjalan seperti biasa,” tandas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten MBD, Herdy Ubro saat dikonfirmasi koran ini, Selasa (19/01).

Dijelaskan, tidak hanya kapal penumpang yang beraktifitas seperti biasanya, tetapi kapal logistik yang membawa stok bahan pangan dan kebutuhan masyarakat lainnya, maupun kapal pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) juga melakukan pelayanan sesuai dengan jadwal yang berlaku.

Hanya saja, lanjut dia, menghadapi kondisi musim yang sering disebut musim barat khususnya Pulau Moa, seluruh kapal tersebut tidak dapat melalukan bongkar muat di Pelabuhan Pulau Moa-Kaiwatu seperti biasanya. Dimana kondisi ombak pada musim Barat, mengakibatkan kapal mengalami kesulitan berlabuh di Dermaga kaiwatu. Apalagi hingga melakukan bongkar muatan.

“Setelah berkoordinasi dengan pihak Syahbandar, bahwa untuk saat ini yakni pada musim barat, jika kondisi laut di pelabuhan Kaiwatu tidak bergelombang maka kapal-kapal tersebut akan beraktifitas di dermaga Kaiwatu. Tetapi apabila kondisi laut bergelombang, maka kapal akan di arahkan ke Pelabuhan Barat Pulau Moa, yakni pelabuhan Moain,” tukasnya.
Ditambahkan, dalam kondisi seperti ini, masyarakat juga diminta agar tidak mengkhawatirkan pelayanan kapal, baik milik pemerintah maupun milik perusahaan swasta yang melayani kabupaten MBD. “Karena seluruh kapal akan tetap melayani dengan efektif,” pungkasnya. (BKA-4)

Comment