by

Lethulur Terancam Dipecat Dari Partai Golkar

Ambon, BKA- Laporan Polisi Nomor: LP-B/17/II/2020 Maluku/RES MTB tertanggal 7 Ferbuari 2020, kini telah memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai tersangka, dalam kasus persinahan anatara Sekretaris Komisi B DPRD Kepulauan Tanimbar, Nelson Erwin Willem Lethulur, dengan istri orang.

Cartes Asbit Rangotwat yang merupakan Kuasa Hukum dari Pelapor, Gregori Maselkossu alias Remi, ketika dihubungi via handphone di Saumlaki, Selasa (23/2), mengatakan, pasca Lethulur ditetapkan sebagai tersangka pada 5 Januari 2020 lalu, hingga kini belum ada respon sedikitpun dari pihak partai dalam menyikapi persoalan kasus persinahan yang dilakukan oleh tersangka.

“Kami telah memasukan surat pengaduan kepada pihak DPD I Partai Golkar Maluku, tembusan ketua DPP Partai Golkar di Jakarta, dengan besar harapan segera ditindak lanjuti, agar kasus tersangka ini tidak mencoreng marwa partai beringin di Kepulauan Tanimbar, bahkan Maluku dan secara nasional,” ujarnya.

Rangotwat meminta, agar Lethulur sesegera mungkin dipriksa dan diberi sanksi, sesuai dengan amanat partai berlambang beringin itu, karena sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Ia juga berharap, Ketua DPD I Partai Golkar, Ramly Umasugi, agar dapat memeriksa Lethulur. Jika laporan dari pihaknya tidak diindahkan, maka dirinya akan melaporkan pelanggaran yang dilakukan Lethulur langsung ke Ketua DPP Partai Golkar, Airlangga Hartato.

Guna menjaga marwai partai, dirinya merasa tahu, tindakan apa yang mestinya dilakukan oleh Ketua DPD I Partai Golkar Maluku kepada kadernya, yang sementara ini ada dalam proses hukum kasus persinahan yang dilakukan dengan istri klainnya. (BTA)

Comment