by

Lima Anggota TNI AL Tersangka

Ambon, BKA- Setelah melalui proses penyelidikan panjang yang dilakukan Polisi Militer TNI-AL (Pomal) Lantamal IX Ambon, akhirnya ditetapkan lima anggota TNI AL yang terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap sejumlah pemuda Negeri Latta, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, sebagai tersangka.

Kepala Penerangan Lantamal IX Ambon , Mayor Marno yang dikonfirmasi Beritakota Ambon mengatakan, untuk kasus penganiayaan yang melibatkan beberapa anggota TNI AL yang ditangani Pomal, sudah ditetapkan lima orang sebagai tersangka.

“Informasi lima anggota TNI AL ditetapkan tersangka itu benar, tapi yang bagusnya konfirmasi langsung ke Pomal Lantamal IX Ambon,” ungkap Marno singkat.

Sementara itu, Komandan Lantamal IX Ambon, Laksamana Pertama TNI Eko Jokowiyono memastikan, perkara ini akan tuntas dan anggota yang bersalah juga dikenakan sanksi tegas.

Namun ia mengaku, pihak korban juga harus mendukung karena sampai saat ini pemanggilan pemeriksaan salah satu korban belum memenuhi panggilan.

“Sudah itu jalan proses semua. Tetapi itu yang korban belum datang untuk diperiksa lagi,” singkat Danlantamal usai apel gelar pasukan pengamanan Operasi Lilin Siwalima Tahun 2020 di lapangan Letkol Chr Tahapary Tantui Ambon kemarin.

Meski demikian, pihaknya juga sudah melaporkan dan proses hukum di pihak Polsek Baguala juga.

“Jadi untuk anggota kami juga yang jadi korban sudah lapor dan sudah kita koordinasi terus,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi untuk bertemu tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat untuk menyikapi persoalan ini secara bersama.
“Kasus ini tidak bisa cepat kami masih menunggu dari masyarakat. Ada upaya mediasi namun intinya masih jalan prosesnya. Untuk pasal masih dengan pasal 351 penganiayaan,” ujarnya.(SAD)

Comment