by

Lopulissa Naik Kursi Pesakitan

AMBON-BKA, Majelis hakim, pengadilan negeri Ambon, resmi mengadili, Jody Lopulissa, karena terlibat dalam kasus narkotika jenis sabu-sabu, pada sidang, Rabu (11/8).

Sidang perdana ini, di pimpin ketua majelis hakim, Lutfi Alzagladi dibantu dua hakim anggota lainnya, dibuka dengan mendengarkan dakwaan jaksa penuntut umum Kejari Ambon, Beatrix N.
JPU membeberkan, terdakwa ditangkap Kamis, 1 April 2021. Terdakwa mendapatkan barang berupa sabu-sabu dari temannya dengan harga Rp. 1 juta.

“Terdakwa menelepon Icad (DPO) dan memesan sabu-sabu seharga Rp 1 juta,” kata JPU.
Keduanya sepakat bertemu dan melakukan transaksi di sekitar Pangkalan Ojek, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Setelah bertemu, terdakwa kemudian memberikan uang tunai kepada Icad. Terdakwa mengambil narkoba yang telah disimpan Icad dengan tissue di sekitar tempat ojek.

“Sesampainya di Pangkalan Ojek, terdakwa lalu bertemu dengan Icad dan memberikan uang sebesar Rp 1 juta dan Icad berkata telah menaruh sabu-sabu dalam tissue di sekitar tempat ojek,” lanjut JPU.

Baca juga: Bendahara di Pusaran Korupsi ADD Rarat SBT

Terdakwa kemudian kembali ke penginapan namun akhirnya ditangkap dalam kamarnya setelah kepolisian mendapatkan informasi terdakwa melakukan transaksi jual beli narkoba.

Terdakwa ditangkap di penginapan nyaman bersama dengan barang bukti berupa satu paket narkotika.

“Atas perbuatan JPU mendakwakan terdakwa melanggar Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,”ungkap JPU. (SAD)

Comment