by

LPKA Lakukan Simulasi Tanggap Bencana

Ambon, BKA- Mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib), akibat bencana alam dan penanggulangannya di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon melakukan kegiatan Simulasi Tanggap Bencana Gempabumi.

Kegiatan tersebut, dihadiri Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Ham (Kememkumham) Maluku, Andi Nurka, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv PAS) Maluku, Yulius Sahruzah, dan Jajaran Divisi Pemasyarakatan, Sabtu (23/1).
Simulasi yang dilakukan, untuk melatih pegawai dan anak didik LPKA Ambon agar memiliki ketrampilan menyelamatkan diri dan melakukan evakuasi, apabila terjadi bencana alam gempa bumi sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Lewat rilisnya, Senin (25/1), Kakanwil Kemekumham Maluku, Andi Nurka mengatakan, setiap tahunnya di wilayah Maluku selalu terjadi bencana, salah satunya gempa bumi. “Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah karena hal kemanusiaan, yang perlu dipelajari untuk menghindari hal hal yang tidak kita inginkan dari anak binaan kita didalam,” tandas Andi.

Dia meminta kepada petugas yang mengikuti simulasi, agar memperhatikan dengan baik kegiatan dimaksud. Sehingga ketika terjadi bencana, jajarannya sudah tahu tata cara tindakan penyelamatan yang dilakukan untuk menghindari adanya korban jiwa. “Mereka didalam ini adalah tanggung jawab kita,” tandasnya.
Andi juga berterima kasih kepada Kadivpas dan Kepala LPKA Ambon yang telah bergerak cepat untuk mengadakan kegiatan tersebut.

Hal senada disampaikan Kepala Divisi Pemasyarakatan, Yulius Sahruzah. Dirinya menyampaikan terima kasih kepada jajaran LPKA Kelas II Ambon yang telah mengimplementasikan dengan cepat, surat edaran kepala kantor wilayah terkait antisipasi gangguan kamtib dikarenakan bencana alam.

“Kegiatan-kegiatan seperti ini memang perlu disosialisasikan dan di implementasikan. Terima kasih untuk LPKA Ambon yang telah melaksanakan kegiatan ini, mengingat kondisi alam Indonesia yang rawan terjadi bencana” ucap Yulius.
“Kita tidak mengharapkan hal ini terjadi. Tetapi jika terjadi kita sudah siap, mungkin untuk saat ini dari se-indonesia baru wilayah Maluku yang melaksanakan kegiatan ini. Dan semoga ini menjadi contoh untuk seluruh UPT di Maluku,” tambahnya.

Yulius juga berpesan, agar seluruh pegawai tetap menjaga Integritas, dan tidak tergoda dengan kenikmatan yang sesaat. (LAM)

Comment